Palyja edukasi praktik cuci tangan ke siswa SD 08 Cilandak

Palyja edukasi praktik cuci tangan ke siswa SD 08 Cilandak

BUMD DKI Jakarta, PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) mengedukasi siswa SDN 08 Cilandak Barat  dalam memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia (HCTS) Jumat, (15/10/2021). ANTARA/HO-Humas Palyja.

Harapan kami, kebiasaan ini dapat ditularkan ke keluarga di rumah sehingga pada gilirannya, kesadaran hidup sehat warga Jakarta pun terbangun
Jakarta (ANTARA) - BUMD PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) selaku operator penyediaan dan pelayanan air bersih untuk wilayah Barat Jakarta mengedukasi pentingnya mencuci tangan kepada siswa di SDN 08 Cilandak Barat dalam rangka memperingati  Hari Cuci Tangan Sedunia (HCTS).

Corporate Communications and Social Responsibilities Division Head, Lydia Astriningworo mengatakan selain memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan juga mempraktikkan bagaimana mencuci tangan yang benar kepada siswa kelas tiga pada Jumat (15/10).

Baca juga: PMI Jakbar bagikan 43.200 paket sabun dukung kampanye cuci tangan

"Harapan kami, kebiasaan ini dapat ditularkan ke keluarga di rumah sehingga pada gilirannya, kesadaran hidup sehat warga Jakarta pun terbangun," kata Lydia dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Palyja di bidang kesehatan dan pendidikan.

Selain itu, langkah tersebut juga bagian dari empat fokus kegiatan Corporate Social Responsibilities (CSR) Palyja, yakni: pelestarian lingkungan hidup, kesehatan dan pendidikan, bantuan kemanusiaan, dan air untuk semua.

Baca juga: PMI edukasi cara cuci tangan dengan benar secara masif dukung PSBB

Pada pelaksanaannya, Palyja mengangkat tema “Masa Depan Kita di Tangan Kita - Mari Beraksi Bersama” bekerjasama dengan Rumah Sakit Hermina Jatinegara.

Lydia menuturkan gerakan mencuci tangan telah dikampanyekan Palyja setiap tahun sejak tahun 2013 dengan mengadakan kegiatan edukasi dan praktik cuci tangan yang benar di sekolah dasar.

Kebiasaan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun merupakan salah satu cara paling efektif mencegah terjangkitnya berbagai macam penyakit seperti diare, infeksi saluran pernafasan, kolera, ebola, hepatitis E and SARS, termasuk COVID-19.

Baca juga: IDI Jaksel ingatkan masyarakat terapkan 4M cegah penularan COVID-19

Sejak pandemi COVID-19, Palyja telah menyediakan wastafel kran injak di 47 lokasi pelayanan publik, lembaga pendidikan dan fasilitas umum seperti kantor kelurahan, kantor aparat keamanan, sekolah dan rusunawa.

Selain untuk mendukung gerakan mencuci tangan, inisiatif ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran COVID-19 yang tengah terjadi saat ini.

Pewarta: Sihol Mulatua Hasugian
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Warga Tunjungsekar Malang peringati Hari Cuci Tangan Sedunia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar