Piala Thomas Uber

Marcus Gideon diistirahatkan pada final Piala Thomas hadapi China

Marcus Gideon diistirahatkan pada final Piala Thomas hadapi China

Arsip - Pebulu tangkis ganda putra nasional Marcus Fernaldi Gideon. Marcus tidak diturunkan pada partai final Piala Thomas melawan China, Minggu (17/10/2021). ANTARA/HO-Dokumentasi PP PBSI/pri.

Kondisi Marcus sudah capek berat. Waktu 24 jam istirahat tidak cukup untuk recovery
Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala ganda putra PP PBSI Herry Iman Pierngadi memutuskan untuk tidak menurunkan Marcus Fernaldi Gideon dalam laga final Piala Thomas yang akan berlangsung Minggu, pukul 18.00 WIB.

Menurut Herry, kondisi Marcus saat ini tidak bugar untuk dimainkan di partai puncak. Usai laga semifinal melawan Denmark, Sabtu (16/10) kondisi Marcus sudah terlihat sangat lelah.

Selain itu, kecepatan kakinya pun dinilai kurang mendukung untuk laga final nanti. Tak heran, saat melawan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmus, Marcus lebih banyak bermain di depan.

Baca juga: Fajar/Rian bawa Tim Indonesia melenggang ke final Piala Thomas

"Kondisi Marcus sudah capek berat. Waktu 24 jam istirahat tidak cukup untuk recovery. Tenaganya sudah habis. Ibarat mobil, tangki bahan bakarnya mungkin cuma isi setengah. Tidak cukup untuk main final yang menuntut kesiapan stamina yang penuh. Selain itu, kakinya juga sudah kurang cepat," kata Herry dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima Antara di Jakarta, Minggu.

Sebagai gantinya, sambung dia, Kevin Sanjaya Sukamuljo akan dipasangkan dengan Daniel Marthin, yang sebelumnya sempat berpasangan dengan Mohammad Ahsan saat melawan Taiwan di babak penyisihan grup.

Di partai final nanti, Kevin/Daniel akan tampil sebagai ganda putra kedua. Sementara Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan menjadi ganda pertama.

Baca juga: Pelatih nilai Marcus/Kevin punya semangat tinggi untuk menang

"Saat mencari pasangan Kevin, saya lihat, baik Hendra Setiawan maupun Ahsan tidak siap untuk dipasangkan dengan pemain lain, belum maksimal. Lalu, saya minta Kevin untuk memilih pasangannya sendiri, dan dia memilih Daniel," jelas Herry.

Di mata sang pelatih, Kevin dan Daniel sangat cocok dari segi permainan. Kevin bertindak sebagai playmaker, sedangkan Daniel bisa menjaga dan memukul shuttlecock dari belakang.

"Kevin dan Daniel cocok juga dari pola permainan. Apalagi waktu mendampingi Ahsan, Daniel mainnya bagus," ungkap Herry.

Berikut susunan pemain Indonesia vs China pada babak final Piala Thomas, Minggu, pukul 18.00 WIB.

Baca juga: Kemenangan Jojo dongkrak keunggulan Indonesia 2-1 atas Denmark

Tunggal putra 1
Anthony Sinisuka Ginting vs Lu Guang Zu

Ganda putra 1
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs He Ji Ting/Zhou Hao Dong

Tunggal putra 2
Jonatan Christie vs Li Shi Feng

Ganda putra 2
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Daniel Marthin vs Liu Cheng/Wang Yi Lyu

Tunggal putra 3
Shesar Hiren Rhustavito vs Weng Hong Yang

Baca juga: Kurang sabar jadi penyebab kekalahan Ginting saat hadapi Axelsen

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Saat Jokowi dan skuat Piala Thomas main bersama

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar