Pemkot benahi kawasan himpitan di Mookervaart guna cegah banjir

Pemkot benahi kawasan himpitan di Mookervaart guna cegah banjir

Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mookervart di area Rumah Susun (Rusun) Pesakih, Jakarta Barat, Senin (22/3/2021). ANTARA/Abdu Faisal/aa.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat membenahi kawasan himpitan di saluran Mookervaart, guna mengantisipasi banjir saat memasuki musim penghujan.

"Genangan di antaranya kawasan kawasan himpitan dengan Kali Mookervaart misalnya Rawa Buaya, Semanan, Duri Kosambi, Cengkareng dan sebagainya," kata Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin.

Baca juga: Gerebek lumpur di Kali Sunter untuk antisipasi banjir di 14 RT

Pembenahan yang dilakukan Pemkot Jakarta Barat, antara lain perbaikan pintu air hingga perawatan pompa air statis dan portabel.

Lebih lanjut, Yani menyebutkan jajaran Suku Dinas Air Jakarta Barat telah membenahi kawasan himpitan itu sejak beberapa bulan lalu.

"Kemudian saluran tersier dan sekunder juga dipastikan dalam keadaan baik, insyaallah jika dipakai dengan baik," ujar Yani.

Selain fokus pada lokasi itu, pihak Pemkot Jakarta Barat juga tengah melakukan pembangunan sumur resapan di delapan kecamatan wilayah Jakarta Barat.

Nantinya menurut Yani, sumur resapan itu dapat menampung air yang meluap sehingga tidak langsung mengalir ke saluran air, namun masuk ke dalam tanah melalui resapan air.

Dengan demikian, saluran air bisa bisa berfungsi secara maksimal. Yani berharap upaya tersebut dapat mengurangi potensi banjir saat musim hujan mendatang.

Baca juga: Grebek Lumpur di Kali Mookervart untuk kurangi dampak empat wilayah

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat Purwanti Suryandari mengatakan sudah membangun beberapa drainase vertikal di beberapa wilayah, salah satunya di kawasan Jelambar, Kalideres, Jakarta Barat.

Drainase vertikal sedalam 2,25 meter itu berfungsi menampung air yang meluap. Setelah tertampung di dalam, air akan dialirkan ke beberapa saluran untuk selanjutnya dibuang ke sungai ataupun laut.

Purwanti mengatakan, sampai saat ini pembangunan terus berlangsung dan diperkirakan selesai dalam waktu dekat.

"Proses pembangunan sudah mencapai 95 persen. Kita kebut terus proses pembangunan," kata Purwanti.

Selain drainase vertikal, pihaknya juga memperbaiki pintu air di Jalan Latumenten dekat rel kereta api Stasiun Grogol dengan yang telah mencapai 35 persen.

Petugas juga membangun dua saluran air di Jalan Jelambar Timur, yakni di RT 14 dan RT 09. Dua saluran air itu diharapkan bisa membantu kerja 12 drainase vertikal dalam menampung dan mengalirkan air hujan.

Baca juga: IPA Mookervart sanggup layani hingga 1.902 unit rusun

Pewarta: Walda Marison
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jabar masih di puncak klasemen, DKI salip Jatim

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar