Saham Australia ditutup hampir datar, Evergrande tekan penambang

Saham Australia ditutup hampir datar, Evergrande tekan penambang

Kantor pusat keuangan gedung Australian Securities Exchange (ASX). ANTARA/Shutterstock/pri.

Indeks acuan S&P/ASX 200 di Bursa Efek Australia naik tipis 0,02 persen atau 1,70 poin menjadi menetap di 7.415,40 poin
Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Kamis, karena pencabutan pembatasan di Melbourne pada malam hari membantu sentimen investor dan mengimbangi kekhawatiran tentang potensi gagal bayar utang China Evergrande Group.

Indeks acuan S&P/ASX 200 di Bursa Efek Australia naik tipis 0,02 persen atau 1,70 poin menjadi menetap di 7.415,40 poin. Indeks acuan terangkat 0,53 persen atau 38,80 poin pada Rabu (20/10/2021), setelah turun tipis 0,08 persen atau 6,20 poin sehari sebelumnya.

China Evergrande Group mengatakan penjualan sahamnya senilai 2,6 miliar dolar AS kepada saingannya yang lebih rendah, Hopson Development Holdings, telah gagal, semakin meningkatkan kekhawatiran tentang gagal bayar obligasi luar negeri dari pengembang properti No. 2 China.

Sektor logam dan pertambangan, yang sangat bergantung pada ekspor ke China, mendapat pukulan terbesar dari berita Evergrande, jatuh 0,25 persen meskipun harga bijih besi dan logam menguat.

Dikutip dari Reuters, tiga penambang terbesar negara itu BHP, Rio Tinto dan Fortescue semuanya mengakhiri sesi antara 0,2 persen dan 1,3 persen lebih rendah.

Namun, sektor keuangan tetap kuat dan menambahkan 0,28 persen meskipun saham kelas berat Commonwealth Bank of Australia dan Australia and New Zealand Bank masing-masing berakhir 0,1 persen dan 0,5 persen lebih rendah.

Dua lainnya dari apa yang disebut "Empat Besar", National Australia Bank dan Westpac, masing-masing bertambah 0,2 persen dan 0,6 persen.

Pengelola kekayaan Perpetual Ltd menjadi top gainer pada sub-indeks dan indeks acuan, melonjak 7,8 persen setelah melaporkan kenaikan tajam dalam aset yang dikelolanya.

Indeks acuan juga dibantu oleh kontraktor teknik CIMIC Group, yang berakhir 5,9 persen lebih tinggi menjadi pencetak keuntungan terbesar kedua di indeks utama, setelah membukukan kenaikan pendapatan dan memberikan prospek positif.

Saham sektor teknologi melanjutkan reli mereka untuk hari ketiga berturut-turut, naik 0,56 persen mencapai tertinggi tiga minggu saat mereka mengikuti reli yang didorong oleh laporan laba perusahaan di Wall Street.

Top gainer pada indeks adalah Nearmap Ltd, yang terangkat 2,8 persen, diikuti oleh Altium dan Xero, yang masing-masing naik sekitar 2,7 persen dan 2,6 persen.

Melbourne sedang bersiap untuk keluar dari penguncian pada Kamis malam setelah negara bagian Victoria mencapai target vaksinasi utama, dengan pub, restoran, dan kafe berlomba untuk membuka kembali pintu mereka bagi pelanggan yang telah divaksinasi sepenuhnya.

Di Selandia Baru, indeks acuan S&P/NZX 50 membalikkan penurunan awal menjadi berakhir 0,09 persen atau 11,74 poin lebih tinggi pada 13.125,98 poin.

Baca juga: Saham Jepang jatuh terseret ambil untung sektor teknologi
Baca juga: Saham Korsel menguat didorong data perdagangan yang positif
Baca juga: Saham China dibuka lebih tinggi, bangkit dari kerugian sesi sebelumnya

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar