Karyawati Basarnas tewas karena dilukai begal di Kemayoran

Karyawati Basarnas tewas karena dilukai begal di Kemayoran

Ilustrasi - Aksi begal atau aksi kejahatan dengan kekerasan di jalan. ANTARA/Ardika/am.

Korban akhirnya meninggal di RS Hermina
Jakarta (ANTARA) - Karyawati Badan SAR Nasional (Basarnas) berinisial MN (21) tewas, diduga setelah dilukai oleh kelompok begal di Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat dini hari pukul 02.47 WIB.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto membenarkan kejadian itu dan kasusnya saat ini dalam penyelidikan Polsek Kemayoran.

"Iya benar, pelaku dalam penyelidikan Polsek Kemayoran," kata Sam saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan laporan, korban MN bersama pacarnya sedang menunggu ojek daring di dekat kantornya.

Kemudian, tiba-tiba empat orang dengan menggunakan dua unit sepeda motor menghampiri korban.

Baca juga: Polisi tangkap dua tersangka begal telepon seluler di Jakarta Timur

Kedua pelaku terduga begal turun dari motor sambil menenteng senjata tajam dan melukai korban.

"Tiba-tiba dua orang turun sambil menenteng sajam sambil berkata dengan saksi (pacar korban) dan mengatakan kamu telah memukul adik saya. Pelaku lalu melukai korban," kata Kapolsek Kemayoran Kompol Ewo Samono.

Korban pun dibawa ke RS Hermina yang berdekatan dari lokasi, namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi.

Korban diketahui mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya. 

"Korban meninggal dunia. Dalam kejadian tersebut, HP milik korban berhasil diambil pelaku," kata Kompol Ewo.

Baca juga: Polisi tangkap kelompok begal dengan kedok aksi tawuran di Kalideres

Sementara itu, salah satu petugas keamanan Rumah Sakit Hermina Kemayoran, Taufan, membenarkan peristiwa tersebut.

Korban dibawa ke RS Heriman oleh sejumlah pengemudi ojek daring.

Ia menjelaskan korban sempat mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 15 menit. Korban dibawa ke rumah sakit Hermina sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

"Korban akhirnya meninggal di RS Hermina. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani autopsi oleh kepolisian," kata Taufan.
 

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polda Metro Jaya: PHK tak pengaruhi angka kriminalitas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar