Sepak Bola Nasional

PSSI sambut baik naiknya peringkat FIFA timnas Indonesia

PSSI sambut baik naiknya peringkat FIFA timnas Indonesia

Pesepak bola Indonesia Egy Maulana Vikri (tengah) melakukan selebrasi dengan rekannya seusai memasukkan bola ke gawang Taiwan pada leg kedua Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Chang Arena Buriram, Thailand, Senin (11/10/2021). . ANTARA FOTO/HO/Humas PSSI/wpa/foc.

Jakarta (ANTARA) - PSSI melalui ketua umumnya Mochamad Iriawan menyambut baik naiknya peringkat FIFA tim nasional putra Indonesia ke posisi 165 sejak 21 Oktober 2021.

"Kita bisa mengalahkan negara yang cukup kuat sehingga peringkat naik ke 165," ujar Iriawan di Jakarta, Jumat.

Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, keberhasilan skuad Garuda naik 10 peringkat dari sebelumnya tidak lepas pula dari dukungan banyak pihak terutama klub.

Klub-klub, Iriawan melanjutkan, menunjukkan rasa kebangsaan tinggi dengan merelakan pemain-pemain terbaiknya ke skuad Garuda.

"Kepentingan nasional itu lebih penting daripada yang lain," kata purnawirawan Polri berpangkat akhir Komisaris Jenderal Polisi itu.

Baca juga: Indonesia berhasil amankan kemenangan ketika kalahkan Taiwan 2-1
Baca juga: Indonesia tekuk Taiwan 3-0 di play off kualifikasi Piala Asia


Perbaikan posisi Indonesia di peringkat FIFA utamanya dipengaruhi keberhasilan anak-anak asuh pelatih Shin Tae-yong menundukkan Taiwan dalam laga dua leg "playoff" Kualifikasi Piala Asia 2023 pada Oktober 2021 dengan agregat 5-1.

Sepanjang sejarah, posisi tertinggi Indonesia di FIFA adalah 76 pada tahun 1998 dan terburuk 191 (2016).

Di peringkat FIFA terbaru, negara ASEAN dengan peringkat di atas Indonesia berturut-turut yaitu Vietnam (98), Thailand (117), Filipina (127), Myanmar (145), Malaysia (155) dan Singapura (160).

Sementara yang ada di bawah Indonesia yakni Kamboja (170), Laos (185) dan Brunei Darussalam (189).

Baca juga: Timnas U-23 bangkit dari ketinggalan, tundukkan Tajikistan 2-1
Baca juga: Shin soroti adaptasi-pertahanan timnas U-23 usai tundukkan Tajikistan

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Desa di Pekalongan ubah lahan tidak produktif jadi lapangan bola standar FIFA

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar