Artikel

Kesedihan Alec Baldwin usai insiden penembakan Hutchins di "Rust"

Oleh Ida Nurcahyani

Kesedihan Alec Baldwin usai insiden penembakan Hutchins di "Rust"

Aktor Alec Baldwin (REUTERS/Carlo Allegri)

Jakarta (ANTARA) - Hati Alec Baldwin hancur berkeping-keping usai insiden penembakan

Alec Baldwin mencurahkan kesedihannya usai insiden penembakan di lokasi syuting film "Rust" yang menewaskan sinematografer Halyna Hutchins.

"Hatiku hancur untuk suaminya, putranya dan semua orang yang kenal dan sayang Halyna," cuitnya pada Sabtu dini hari.

Hutchins, 42 tahun tewas tertembak di lokasi syuting film Barat "Rust" di New Mexico, Amerika Serikat pada Kamis (21/10) sore saat bekerja sebagai sutradara fotografi.

"Tak ada kata-kata yang sanggup melukiskan keterkejutan dan kesedihanku atas kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Halyna Hutchins, seorang istri, ibu dan rekan kerja yang sangat kami banggakan," lanjut Baldwin dalam cuitannya yang hingga berita ini dibuat sudah disukai 79 ribuan pengguna Twitter.

Baldwin lantas melanjutkan bahwa dia sepenuhnya mau bekerja sama dengan penyelidikan polisi guna mengungkap bagaimana tragedi tersebut bisa terjadi.

Baca juga: Zynga dan Alec Baldwin pratinjau kerjasama kreatif rayakan hari jadi ke-10 Words With Friends

Baca juga: Adegan pertemuan Thomas Wayne dan Arthur Fleck "Joker" ditulis ulang


kronologi

Menurut sebuah dokumen surat pernyataan yang ditandatangani oleh Detektif Joel Cano dari kantor sheriff Santa Fe County yang didapat New York Times, insiden bermula saat seorang asisten sutradara mengambil salah satu dari tiga pistol properti yang telah disiapkan oleh pembuat senjata film di luar dengan kereta abu-abu, dia lantas menyerahkannya kepada Alec Baldwin, dan, berteriak “ Pistol Dingin!” — yang seharusnya menjadi isyarat bahwa pistol itu tidak memiliki peluru tajam di dalamnya.

Ketika Baldwin menembakkan senjatanya, kata petugas penegak hukum, senjata itu mengenai dan membunuh sinematografer film dan melukai sutradaranya — dan menimbulkan pertanyaan baru tentang keamanan senjata api di lokasi syuting.

Asisten direktur "tidak tahu peluru langsung ada di prop-gun" ketika dia memberikannya kepada Baldwin, menurut pernyataan tertulis, yang dibuat sebagai bagian dari aplikasi surat perintah penggeledahan. Surat pernyataan itu tidak merinci jenis amunisi apa yang ada di dalam senjata itu.

Hutchins langsung diterbangkan ke rumah sakit menggunakan helikopter sesaat setelah insiden namun sayangnya dia tewas akibat luka.

Bukan hanya Hutchins, sutradara Joel Souza, 48 tahun juga terluka dan langsung dilarikan dari lokasi Bonanza Creek Ranch dengan ambulans.

Salah satu aktris film tersebut yakni Frances Fisher mencuit pada Jumat (22/10) bahwa sang sutradara sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

Juru bicara Baldwin mengatakan bahwa insiden disebabkan oleh tembakan tak disengaja menggunakan pistol properti.

Polisi sedang berusaha mengungkap jenis peluru yang tertinggal dan bagaimana kejadian sesungguhnya.

Media setempat, dikutip dari BBC pada Sabtu melaporkan Baldwin terlihat menangis sejadi-jadinya di luar kantor sherrif di Santa Fe County.

Meski demikian pihak berwajib belum tahu pasti apakah tuntutan akan dilayangkan kepada Baldwin.

Alec Baldwin sendiri adalah co-produser di film "Rust" dan dia juga memainkan karakter bernama Rust yakni seorang penjahat di mana cucunya yang berusia 13 tahun dihukum karena pembunuhan.

Baca juga: Alec Baldwin ungkap pernikahan diam-diam Justin Bieber dan Hailey Baldwin

Baca juga: Gantikan Alec Baldwin, Brett Cullen perankan ayah Batman di "The Joker"

 

Oleh Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar