PLN kumpulkan donasi Rp4,3 miliar untuk listrik keluarga prasejahtera

PLN kumpulkan donasi Rp4,3 miliar untuk listrik keluarga prasejahtera

PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride (VCRR) 2021 salurkan donasi untuk biaya penyambungan listrik keluarga prasejahtera. (ANTARA/HO-PLN)

Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) mengumpulkan donasi sebesar Rp4,3 miliar dari program PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride (VCRR) 2021 untuk biaya penyambungan listrik keluarga prasejahtera di berbagai daerah di Indonesia.

"Baru berjalan tujuh hari sejak 16 Oktober, program ini berhasil mengumpulkan donasi Rp4,3 miliar. Kami secara bertahap akan menyalurkan biaya penyambungan listrik bagi keluarga prasejahtera," kata Direktur Bisnis PLN Regional Jawa, Madura, dan Bali Haryanto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Haryanto mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride 2021.

Menurut, apabila mengikuti program itu peserta tidak hanya mendapat manfaat kesehatan tetapi juga turut membantu warga tidak nampu agar bisa segera menikmati listrik.

PLN Mobile VCRR 2021 merupakan ajang lari dan bersepeda yang bisa dilakukan di mana saja sejak 16 Oktober hingga 7 November 2021 serta dapat dicicil jarak lari dan bersepedanya untuk tujuan beramal.

Baca juga: PLN sebut semua desa perbatasan RI-Timor Leste sudah berlistrik

Peserta diajak untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga lari dan sepeda.

Setiap kilometer yang ditempuh oleh pelari dan pesepeda nantinya akan dikonversikan dalam bentuk rupiah yang nantinya digunakan untuk membiayai penyambungan listrik masyarakat tidak mampu.

Setiap kilometer lari akan dikonversikan ke dalam rupiah sebesar Rp40 ribu dan sepeda sebesar Rp36 ribu.

Pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Donasi itu dipakai untuk biaya penyambungan listrik satu rumah termasuk dengan instalasi listrik dalam rumah, pemeriksaan instalasi dan sertifikat laik operasi yang ditetapkan pemerintah, token serta materai sekitar Rp800 ribu sampai Rp1 juta.

Baca juga: PLN optimistis mampu turunkan emisi karbon 117 juta ton hingga 2025

Haryanto menargetkan lebih dari 18 ribu keluarga prasejahtera akan menerima bantuan biaya penyambungan listrik dari hasil donasi kegiatan VCRR yang diselenggarakan tahun ini.

"Khusus Jawa, Madura, Bali targetnya lebih dari 8.000 kepala keluarga. Target itu dapat tercapai kalau target jarak lari dan bersepeda diselesaikan oleh peserta," paparnya.

Tahun lalu, PLN bersama masyarakat berhasil mengumpulkan donasi Rp6,1 miliar melalui gelaran VCRR 2020 yang digunakan untuk melakukan penyambungan lebih dari 8.000 keluarga prasejahtera.

Altet lari nasional yang ikut serta dalam PLN Mobile VCRR, Agus Prayogo mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh perusahaan setrum negara tersebut.

"Saya sangat terkesan baru pertama kali ada gelaran olahraga, kita langsung menyalurkan energi positif. Listrik langsung dinyalakan untuk warga yang membutuhkan," ungkap Agus.

Sementara itu, Jamingah, salah seorang warga yang mendapat biaya penyambungan listrik dari program VCRR merasa senang kini rumahnya dipasok listrik langsung dari jaringan PLN.

Sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan listrik, dia menumpang dari tetangga dengan membentangkan kabel. Cara ini membuat Jamingah dan keluarga kesulitan dalam menggunakan peralatan kelistrikan akibat daya listrik yang terbatas.

Setelah mendapat penyambungan listrik, kini anak Jamingah bisa belajar dengan waktu yang lebih fleksibel karena penerangan di rumahnya dilistriki langsung dari jaringan PLN, sehingga pasokan listriknya jauh lebih andal.

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar