Saham China berakhir naik ditopang perusahaan perlindungan lingkungan

Saham China berakhir naik ditopang perusahaan perlindungan lingkungan

Ilustrasi para investor sedang memantau pergerakan saham di bursa saham China. ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Shanghai (ANTARA) - Saham-saham China berakhir menguat pada Senin, dipimpin saham perusahaan bidang perlindungan lingkungan di tengah langkah China untuk mencapai netralitas karbon.

Sementara saham perusahaan properti jatuh setelah sebuah laporan mengatakan pemerintah akan meluncurkan pajak percontohan real estat di beberapa daerah.

Indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai, terangkat 0,76 persen atau 27,26 poin menjadi ditutup di 3.609,86 poin. Sementara itu, indeks saham-saham unggulan CSI300 bertambah 0,40 persen atau 19,80 poin menjadi menetap di 4.979,52 poin.

Perusahaan-perusahaa real estat kehilangan 2,7 persen. Kantor berita resmi Xinhua mengatakan dewan negara, atau kabinet, akan menentukan daerah mana yang akan terlibat dalam percontohan pajak real estat dan rincian lainnya.

“Kami percaya Beijing bertekad untuk mempercepat peluncuran pajak properti, tetapi masih akan melanjutkan dengan hati-hati dan hanya fase pajak secara bertahap. Jadi dampak langsungnya dalam waktu dekat seharusnya cukup terbatas,” kata Nomura dalam sebuah catatan.

Nomura menambahkan dampak tidak langsung bisa jauh lebih besar, karena ekspektasi harga rumah yang terus meningkat kemungkinan akan dikendalikan secara signifikan di antara rumah tangga China, dan penjualan rumah baru di seluruh China bisa melambat.

Indeks industri perlindungan lingkungan dan indeks energi baru masing-masing melonjak lebih dari 3,0 persen.

Kabinet China pada Minggu (24/10/2021) menguraikan langkah-langkah untuk tujuannya mencapai emisi karbon puncak pada tahun 2030 dan netralitas karbon sebelum tahun 2060.

Indeks yang melacak saham-saham batu bara terangkat 2,7 persen.

Perencana negara China mengatakan pada Senin bahwa pihaknya telah mendesak perusahaan-perusahaan batu bara untuk secara ketat melakukan kewajiban kontraktual mereka ketika terus mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan pasokan dan harga yang terus melonjak.

Para analis mengatakan kekurangan pasokan batu bara kemungkinan akan bertahan setidaknya selama beberapa bulan lagi.

Sub-indeks kendaraan energi baru dan sub-indeks mobil masing-masing naik lebih dari 3,0 persen.

Baca juga: Saham China dibuka lebih rendah setelah beragam akhir pekan lalu
Baca juga: Saham China ditutup beragam, Evergrande siapkan dana bunga obligasi
Baca juga: Saham China berakhir naik, sektor properti dan batu bara "rebound"

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar