Ada dua kotak amunisi di lokasi syuting film "Rust"

Ada dua kotak amunisi di lokasi syuting film "Rust"

Gambar sinematografer Halyna Hutchins, yang meninggal setelah ditembak oleh Alec Baldwin di lokasi syuting filmnya "Rust", ditampilkan pada acara penghormatannya di Albuquerque, New Mexico, AS, 23 Oktober 2021. (ANTARA/REUTERS/KEVIN MOHATT)

kasus yang rumit
Jakarta (ANTARA) - Aparat kepolisian dan detektif Santa Fe telah menyelidiki dan menemukan apa yang mereka gambarkan sebagai amunisi longgar (loose ammo) dan dua kotak amunisi dari lokasi syuting film "Rust" -- di mana aktor Alec Baldwin secara tidak sengaja menembak dan membunuh seorang sinematografer.

Mengutip Reuters, Selasa, pihak berwenang tidak mengatakan jenis amunisi apa yang mereka keluarkan dari set "Rust" dan apakah itu termasuk peluru sungguhan, atau peluru kosong (dummy).

Barang-barang itu termasuk dua kotak "amunisi", "loose ammo dan kotak" serta "paket fanny dengan amunisi."

Salah satu misteri utama tentang pembunuhan sinematografer Halyna Hutchins adalah proyektil jenis apa yang ditembakkan dari pistol dan bagaimana peluru bisa menembusnya sampai di sana.

Juru bicara Departemen Sheriff Santa Fe, Juan Rios berharap analisis forensik dari bukti balistik akan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan itu.

"Ini adalah kasus yang rumit," katanya.

Baca juga: Kesedihan Alec Baldwin usai insiden penembakan Hutchins di "Rust"

Baca juga: Hollywood kenang sinematografer Halyna Hutchins yang tertembak Baldwin


Dalam pengungkapan lain, sebuah perusahaan produksi mengatakan, asisten sutradara (AD) Dave Halls menyerahkan pistol kepada Baldwin. Halls mengatakan kepada Baldwin bahwa pistol itu telah dibongkar. AD tersebut telah dipecat dari film sebelumnya karena kecelakaan dengan pistol.

Perusahaan produksi Rocket Soul mengatakan Halls dikeluarkan dari lokasi syuting film independen "Freedom's Path" pada 2019 setelah seorang anggota kru mengalami cedera ringan.

Halls tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Hutchins, 42, tewas dan sutradara Joel Souza, 48, terluka ketika pistol yang digunakan Baldwin selama latihan habis. Aktor itu menembakkan pistol properti di lokasi syuting film di New Mexico pada Kamis pekan lalu.

Daftar inventaris, yang diajukan di Pengadilan Magistrat Santa Fe, menunjukkan para penyelidik juga telah menemukan tiga revolver hitam, selongsong bekas, sabuk senjata, dan barang-barang lainnya.

Juan Rios mengatakan penyelidik telah mewawancarai Hannah Gutierrez, 24, yang bertanggung jawab atas keamanan senjata di lokasi syuting, tetapi tidak memberikan rincian.

Gutierrez belum berbicara secara terbuka, dan Reuters belum dapat menghubunginya.

Baldwin, sutradara, dan kru lainnya juga telah diwawancarai tetapi tidak ada tuntutan yang diajukan.

Sebelum insiden itu, operator kamera telah keluar dari lokasi syuting untuk memprotes kondisi kerja, menurut pernyataan tertulis dari departemen sheriff. Penyelidikan atas penembakan itu sedang memeriksa informasi di luar apa yang terjadi hari itu, kata Rios.

Sheriff Santa Fe County dan jaksa wilayah setempat dijadwalkan untuk berbicara tentang kasus tersebut pada konferensi pers pada hari Rabu pekan ini. Rios mengatakan perlu waktu bagi pihak berwenang untuk menarik kesimpulan tentang apa yang terjadi.

Baca juga: Tujuh kru "Rust" tinggalkan lokasi sebelum insiden penembakan

Baca juga: Produksi film "Rust" dihentikan hingga investigasi selesai

Baca juga: Sutradara berduka atas kematian sinematografer di lokasi film "Rust"

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar