Wagub DKI: semua RT di Jakarta sudah zona kuning dan hijau

Wagub DKI: semua RT di Jakarta sudah zona kuning dan hijau

Sejumlah tenaga kesehatan dan pasien COVID-19 mengikuti Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Selasa (17/8/2021). HUT Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia tahun ini bertemakan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Pool/wsj. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan semua rukun tetangga (RT) di Jakarta Jakarta sudah berstatus zona kuning dan hijau, tidak ada lagi yang berstatus zona zona oranye dan merah.

"Data penurunan status menjadi zona kuning dan hijau ini, harus tetap disikapi dengan disiplin melaksanakan prokes (protokol kesehatan), agar kasus positif COVID-19 tidak naik lagi," kata Riza Patria, melalui akun instagram @arizapatria, di Jakarta, Selasa.

Riza menampilkan, jumlah RT berstatus zona kuning dan hijau tersebut tersebar di enam wilayah DKI Jakarta, sebanyak 30.482 RT. "Dari jumlah tersebut, hanya 424 RT zona kuning, selebihnya 30.058 RT sudah berstatus zona hijau," katanya.

Jumlah RT berstatus zona kuning paling banyak di Jakarta Utara yakni 123 RT, kemudian di Jakarta Timur 105 RT, dan di Jakarta Barat 102 RT.

"Alhamdulillah, sejak 25 Oktober kemarin, tidak ada lagi RT zona merah dan oranye di Jakarta. Data ini terbuka, semua warga bisa mengecek di situs corona.jakarta.go.id," kata Riza.

Baca juga: Okupansi tempat tidur rumah sakit di Jakarta turun jadi 56 persen

Riza menyebut, turunnya status tingkat kewaspadaan COVID-19 dari zona oranye menjadi zona kuning dan hijau di Jakarta, karena kekompakkan seluruh warga dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Jumlah kasus kematian akibat COVID-19 juga bisa diturunkan. Bahkan, dalam 20 hari terakhir ada sembilan hari dengan nol kematian," katanya.

Riza juga menyebut, Pemprov DKI Jakarta menargetkan, penuntasan vaksinasi 100 persen atau 11,4 juta pada November 2021.

Menurut dia, di DKI Jakarta, tingkat kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan mencapai 86,05 persen dan kepatuhan memakai masker  92,51 persen. "Saya yakin kita terus kompak menjaga prokes," ucapnya.

Riza juga mengingatkan warga untuk tidak kendor menerapkan protokol kesehatan meski kasus COVID-19 di DKI Jakarta sudah terkendali.

Baca juga: Wagub DKI: BOR rumah sakit di Jakarta turun jadi 77 persen
Baca juga: Warga jalani isolasi mandiri di Jakarta mencapai 1.767 orang

 

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Riza Harahap
COPYRIGHT © ANTARA 2021

DKI Jakarta catatkan kasus positif COVID-19 tertinggi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar