Indonesia akan gelar Forum Infrastruktur Indo-Pasifik pada 2023

Indonesia akan gelar Forum Infrastruktur Indo-Pasifik pada 2023

Tangkapan Layar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memberikan keterangan pers usai mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT ke-24 ASEAN-Jepang, secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/10/2021). ANTARA/Indra Arief.

Presiden meyakini bahwa infrastruktur berpotensi menggerakkan roda perekonomian kawasan serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Indonesia akan menggelar Forum Infrastruktur Indo-Pasifik pada 2023 saat memegang posisi Keketuaan ASEAN.

Rencana tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-24 ASEAN-Jepang secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu.

“Presiden mengatakan pada 2023 Indonesia berencana menyelenggarakan forum infrastruktur Indo-Pasifik. Tahun 2023 Indonesia memegang Keketuaan ASEAN, dan Indonesia yakin Jepang akan mendukung penyelenggaraan tersebut,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi usai mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT ke-24 ASEAN-Jepang.

Dalam KTT tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan pembangunan infrastruktur merupakan salah satu sektor yang berpotensi menjadi fokus kerja sama ASEAN dengan Jepang. Jepang merupakan mitra terbesar ASEAN dalam kerja sama pembangunan infrastruktur.

Saat ini, nilai proyek infrastruktur kerja sama dengan Jepang yang sedang berjalan di ASEAN mencapai 259 miliar dolar AS. Pembangunan infrastruktur dan konektivitas di kawasan juga merupakan prioritas kerja sama konkret di bawah ASEAN Outlook on the Indo-Pacific.

“Presiden meyakini bahwa infrastruktur berpotensi menggerakkan roda perekonomian kawasan serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” ujar Retno.

Retno menuturkan Presiden juga menyampaikan dalam kemitraan ASEAN dengan Jepang, kerja sama dilakukan tidak hanya melalui antarpemerintah, namun juga dengan pihak swasta. Dari kemitraan dengan swasta, ASEAN bisa mendapatkan transfer ilmu dan teknologi serta mobilisasi pembiayaan.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa ASEAN akan terus memperkuat pembangunan infrastruktur.

"ASEAN akan terus memperkuat pembangunan infrastruktur untuk memfasilitasi kebangkitan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan," kata Menlu Retno yang menyampaikan pandangan Presiden Jokowi.

Baca juga: Forum Irigasi Dunia di Bali bahas infrastruktur untuk ketahanan pangan
Baca juga: Polandia ingin ambil bagian dalam pembangunan infrastruktur Indonesia
Baca juga: Pemerintah desain skema insentif tingkatkan daya tarik infrastruktur


Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden Jokowi angkat masalah Afghanistan dalam KTT ASEM

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar