Bantu prokes, kondisi fasilitas cuci tangan umum harus diperhatikan

Bantu prokes, kondisi fasilitas cuci tangan umum harus diperhatikan

Diskusi daring bersama UNICEF, Wings Group dan Kementerian Kesehatan (ANTARA/tangkapanlayar)

sabunnya diangkat, dibawa pulang
Jakarta (ANTARA) - Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO mengatakan perlunya pengelolaan tempat cuci tangan di lokasi atau fasilitas umum guna menjaga kondisinya tetap baik sehingga layak digunakan untuk menegakkan protokol kesehatan masyarakat. 

"Di luar itu, di tempat-tempat umum juga ada air bersih dan ada sabunnya. Hanya kadang-kadang kan di tempat umum yang tidak jelas penanggungjawabnya akhirnya airnya kering sabunnya juga kering. Bahkan saya pernah dapat laporan karena tidak jelas penanggungjawabnya, sabunnya diangkat, dibawa pulang," kata Imran saat diskusi daring, Rabu.

Imran mengatakan, fasilitas cuci tangan yang dikelola dengan baik bisa mendorong penerapan gaya hidup bersih dan sehat, misalnya di sekolah.

Baca juga: Pentingnya membiasakan anak mencuci tangan pakai sabun

"Alhamdulillah sekarang sekolah kan sudah memiliki fasilitas, sarananya, air bersihnya ada, sabunnya ada, jadi mudah dilakukan. Kemudian di rumah mudah-mudahan juga bisa terpenuhi ya," ujar Imran.

Keberadaan fasilitas cuci tangan juga perlu diperkuat dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mencuci tangan dengan sabun. Selain itu, Imran juga berharap kebiasaan mencuci tangan dengan sabun juga dapat terus dilakukan meskipun pandemi sudah berakhir.

Ia mengatakan, ada peningkatan gaya hidup untuk mencuci tangan dengan sabun selama pandemi COVID-19.

"Jadi memang kita bangun terus edukasi untuk memahami pentingnya kenapa harus mencuci tangan pakai sabun. Bukan saat pandemi saja. Saya rasa juga setelah pandemi pun mudah-mudahan CTPS harus terus dilakukan. Menyampaikan yang baik dan benar itu tidak boleh lelah," ujar Imran.

"Apalagi karena memang cuci tangan pakai sabun sudah kita kampanyekan sebelum pandemi ya, khususnya untuk anak-anak sekolah. Jadi saat ini bukan hanya anak-anak sekolah, tapi juga tentunya juga orang tua, siapa pun yang ada di mana pun ya," tambahnya.



#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3m
#vaksinmelindungikitasemua
​​​​​​​

Baca juga: Kemendikbud dan Kemenkes jadikan Cuci Tangan sebagai budaya bangsa

Baca juga: Palyja edukasi praktik cuci tangan ke siswa SD 08 Cilandak

Baca juga: Cuci tangan dengan benar demi cegah penularan penyakit


 

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BeRISIK - Cerita di balik "Akhirat a Love Story" (part 2)

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar