Sumpah Pemuda, puluhan siswa PAUD dan SD ikut panen di Walkot Farm

Sumpah Pemuda, puluhan siswa PAUD dan SD ikut panen di Walkot Farm

Sejumlah siswa-siswi didik di Jakarta Utara belajar memanen langsung tanaman padi di area Walkot Farm Jakarta Utara, Kamis (28/10/2021). ANTARA/Ho-Humas Pemkot Jakarta Utara

Senang sekali dan bisa menjadi pengalaman baru
Jakarta (ANTARA) - Puluhan siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Dasar (SD) mengikuti panen padi dan kangkung di Walkot Farm Jakarta Utara untuk menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda ke-93, Kamis.

Puluhan siswa-siswi disertai pendampingnya turun langsung ke area pertanian perkotaan (urban farming) di Kantor Wali Kota Jakarta Utara itu untuk mendapatkan pengetahuan tentang cara menanam dan memanen padi dan kangkung.

"Senang sekali dan bisa menjadi pengalaman baru. Apalagi saya baru tahu kalau tanaman padi seperti apa," ujar siswi SD Negeri Kebon Bawang 03 di Jakarta Utara, Karunia.

Puluhan anak-anak sekolah juga dibekali teknik memanen menggunakan alat-alat tradisional seperti tampah untuk mengayak bulir padi (oryza sativa), dengan mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

Praktik langsung di Walkot Farm, siswa-siswi didik di Jakarta Utara diharapkan tidak hanya mengetahui dari mana nasi dan kangkung yang mereka konsumsi, tapi diajak langsung memegang tanamannya bahkan memanennya, sehingga ke depan menjadi lebih terampil.

Baca juga: Menengok panen padi ala Walkot Farm Jakarta Utara

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jakarta Utara Yenny Nursanti menginginkan Walkot Farm Jakarta Utara menjadi laboratorium edukasi yang menjadikan generasi terdidik bukan hanya sebagai pemikir, tapi juga menjadi generasi terampil.

"Jadi, bukan teorinya saja. Untuk itulah, lahan pertanian di Kantor Wali Kota Jakarta Utara dibuat. Walkot Farm Jakarta Utara diharapkan menjadi sarana laboratorium yang mengedukasi masyarakat tentang sistem pertanian perkotaan memanfaatkan lahan terbatas," katanya.

Ia menambahkan "asal ada niat untuk menanam, jika dilandasi dengan hati yang senang maka akan terasa ringan dan hasilnya maksimal"

Ke depan, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara Unang Rustanto pun akan memberikan ruang belajar yang lebih luas bagi anak-anak ataupun masyarakat di Jakarta Utara yakni sekolah lapang pertanian.

Salah satu lokasi yang bisa dimanfaatkan sebagai sekolah lapang pertanian adalah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sukapura, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing.

Baca juga: Menikmati Eduwisata Kamal Muara

"Silakan jika ada yang ingin belajar pertanian secara mendetil, kami akan buka pintu selama 24 jam termasuk hari Sabtu dan Minggu di BPP Sukapura," katanya.

 Unang menyebut hal itu dengan sekolah lapang.

"Sebelum pandemi biasanya ada kunjungan anak-anak sekolah dalam rangka perkenalan pertanian. Mereka belajar langsung cara menanam padi, kangkung, dan sayuran lainnya," ujar Unang.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Konsep pertanian perkotaan di Jakarta tumbuhkan masa depan hijau

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar