Saham Hong Kong berakhir lebih rendah tertekan keuangan dan kesehatan

Saham Hong Kong berakhir lebih rendah tertekan keuangan dan kesehatan

Panel menampilkan Indeks Hang Seng selama perdagangan di Hong Kong, Cina, Senin (4/5/2020). ANTARA/REUTERS/Tyrone Siu/am.

Hong Kong (ANTARA) - Saham-saham Hong Kong berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, terseret oleh penurunan saham keuangan dan perawatan kesehatan, sementara perusahaan-perusahaan energi jatuh karena China meningkatkan upaya untuk menjinakkan harga batu bara yang melonjak.

Indikator utama Bursa Efek Hong Kong, Indeks Hang Seng (HSI) tergelincir 0,28 persen atau 73,01 poin menjadi ditutup pada 25.555,73 poin, sedangkan Indeks China Enterprises terpangkas 0,45 persen atau 41,10 poin menjadi menetap di 9.052,70 poin.

Sub-indeks keuangan dan sub-indeks perawatan kesehatan masing-masing kehilangan 0,8 persen dan 1,3 persen.

Baca juga: Saham Hong Kong ditutup turun, terseret sektor teknologi dan kesehatan

Ping An Insurance Group merosot 2,4 persen, setelah membukukan penurunan laba bersih kuartal ketiga sebesar 31,2 persen pada Rabu (27/10/2021).

Sektor energi dan material yang padat daya masing-masing merosot 1,4 persen dan 4,4 persen.

Perencana negara China telah bertemu dengan para produsen batu bara dan asosiasi industri sektor tersebut dalam dua hari terakhir untuk mempelajari standar, mengidentifikasi metode pengambilan untung berlebihan dan mendiskusikan langkah-langkah untuk mengintervensi harga batu bara.

Baca juga: Saham Hong Kong ditutup jatuh, terseret perusahaan teknologi, properti

Raksasa teknologi naik tipis, dengan sub-indeks teknologi informasi menguat 0,3 persen. Raksasa pengiriman makanan Meituan terangkat 1,3 persen.

Grup produsen pakaian olahraga dalam negeri China, Li Ning Co Ltd, jatuh lebih dari 8,0 persen di tengah penjualan saham yang didiskon, menjadikannya persentase penurunan terbesar dalam Indeks Hang Seng.

Bahan pokok konsumen terangkat 1,4 persen.

Sementara itu, Budweiser Brewing Company APAC Ltd melonjak 8,6 persen setelah anak perusahaannya mengatakan pendapatannya dalam 9 bulan melonjak, menjadikannya sebagai peraih persentase keuntungan terbesar dalam Indeks Hang Seng.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Waskita Karya jual saham tol di Sumut ke investor Hong Kong Rp824 miliar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar