Biasakan cuci hidung dan berkumur demi cegah kena infeksi pernapasan

Biasakan cuci hidung dan berkumur demi cegah kena infeksi pernapasan

Ilustrasi seseorang berkumur (Shutterstock) (Antaranew.com) (Antaranew.com/)

Jakarta (ANTARA) - Praktisi dan edukator kesehatan, dr. Mery Sulastri menyarankan Anda menjaga kebersihan hidung dan mulut dengan cuci hidung serta berkumur demi mengurangi risiko terkena infeksi saluran pernapasan salah satunya oleh SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

“Jaga kebersihan hidung dan mulut dengan cuci hidung dan berkumur atau gargle. Berkumur sudah terbukti efektif menjaga kebersihan mulut juga mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran pernapasan bagian atas,” kata dia dalam sebuah webinar kesehatan, Kamis.

Baca juga: Tetap lakukan proteksi diri walau kasus COVID-19 melandai

Hidung dan mulut diketahui menjadi pintu masuk virus SARS-CoV-2. Khusus untuk mulut, selain berkumur, Mery juga menyarankan Anda melakukan gargle . Bedanya dengan berkumur, gargle berkumur sampai ke tenggorok sementara berkumur dilakukan di rongga mulut.

“Caranya (gargle), menengadah 45 derajat kemudian buang napas melalui mulut sampai berbunyi seperti kobokan air, lalu kita buang (air kumuran). Sekitar 15-30 detik. Ini yang harus kita biasakan dari sekarang,” tutur dia.

Menjaga kebersihan diri juga sebaiknya tak Anda abaikan terutama di masa pandemi saat ini, mulai dari mandi, keramas, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun antibakterial atau antiseptik karena yang Anda hadapi kuman penyebab penyakit.

Jangan lupa juga untuk membersihkan barang-barang yang Anda bawa dari luar rumah dan menerapkan etika batuk selama di rumah misalnya dengan sikut lalu cuci tangan setelahnya.

Saat keluar rumah, kenakanlah masker dengan benar yakni menutupi hidung dan mulut sampai ke dagu dan melapisi masker medis dengan masker kain (masker ganda) demi melindungi pintu masuk Anda dari masuknya kuman atau virus.

Terkait pelindung wajah atau face shield, menurut Mery, sebagian orang mungkin membutuhkannya terutama yang tangannya tak bisa menahan diri dari memegang mata dan hidung.

“Jangan lupa cadangan masker, dompet khusus untuk menaruh masker, bawa juga hand sanitizer kalau tidak ada fasilitas cuci tangan. Pastikan kalau tidak ada sabun bawa sabun antiseptik sendiri. Bawa semprot hidung, tisu basah, tisu kering,” demikian pesan Mery.

Baca juga: Cek Fakta: Berkumur air garam dan minyak kayu putih menjadikan hasil tes usap negatif?

Baca juga: Melanie Putria rajin pakai obat kumur agar tak bau mulut

Baca juga: Pentingnya berkumur setelah makan

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar