Piala Jerman

Kalah di Piala Jerman, Mueller minta maaf pada pengemar

Kalah di Piala Jerman, Mueller minta maaf pada pengemar

Arsip - Ekspresi kecewa pemain Bayern Muenchen Thomas Mueller (kanan) dan Leon Goretzka setelah timnya batal mengunci gelar juara Liga Jerman setelah dikalahkan FSV Mainz di Stadion Opel Arena, Mainz, Jerman, Sabtu (24/4/2021). (ANTARA/REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Jakarta (ANTARA) - Pemain veteran Bayern Muenchen Thomas Mueller meminta maaf kepada penggemar, dan mengakui kekalahan 0-5 di Moenchengladbach pada Piala Jerman adalah kekalahan terburuk yang dia alami selama 13 tahun bermain untuk tim tersebut.

"Kami dipisahkan dari A hingga Z di babak pertama," ujar Mueller kepada ARD, dikutip dari laman resmi AFP, Kamis.

Pemain Jerman 32 tahun itu melakukan debutnya di Bayern pada 2008 dan mendekati 600 penampilan untuk raksasa Bavaria itu.

"Saya tidak tahu apakah saya pernah mengalami hal seperti itu sebelumnya dalam seragam FC Bayern. Kami harus meminta maaf kepada para penggemar kami."

Baca juga: Gladbach bantai Bayern lima gol tanpa balas menuju 16 besar DFB Pokal
Baca juga: Pengadilan Madrid tangguhkan hukuman penjara Lucas Hernandez

Bayern Muenchen yang tampil dengan kekuatan penuh harus tersingkir dari Gladbach di Borussia Park, Rabu.

Setelah gol awal Kouadio Kone, bek Aljazair Ramy Bensebaini mencetak dua gol untuk mengubah skor menjadi 3-0 di babak pertama.

Awal gemilang Bayern di babak kedua terhapus ketika striker Swiss Breel Embolo mencetak dua gol cepat dan membuat kedudukan menjadi 5-0 untuk Gladbach.

Direktur Olahraga Bayern Muenchen Hasan Salihamidzic yang marah menggambarkan penampilan tim tamu sebagai pemadaman kolektif yang tidak muncul begitu saja.

Pendukung Gladbach mulai merayakan kemenangan jauh sebelum peluit akhir dibunyikan saat lagu “Oh, wie ist das schoen” bergema di sekitar tribun.

"Tentu saja, ini memalukan bagi kami," tambah Mueller yang mengatakan tim Bayern duduk terpaku di ruang ganti setelahnya.

"Kami punya banyak rencana. Kami mencoba untuk bangkit, tapi saya rasa Anda tidak melihatnya di TV."

Baca juga: Borussia Dortmund tertarik boyong adik Jude Bellingham
Baca juga: Leverkusen disingkirkan tim strata kedua Karlsruher dari DFB Pokal


Pelatih kepala Julian Nagelsmann tidak mendampingi pemain dan hanya tinggal di rumah karena menjalani isolasi setelah dinyatakan positif COVID-19.

Gelandang Joshua Kimmich telah banyak dikritik di media Jerman setelah memilih untuk tidak divaksinasi COVID-19.

Namun demikian, faktor tersebut tidak banyak menjelaskan permainan tim yang mengecewakan saat Bayern mengalami kekalahan terberat mereka pada Piala Liga Jerman dalam sejarah klub.

Hasil terbaik diharapkan terjadi pada laga di Bundesliga, Sabtu ketika Bayern bermain melawan Union Berlin, yang tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan kandang mereka di liga.

"Orang-orang yang terbiasa dengan kami menunjukkan reaksi setelah dapat pengalaman negatif. Tapi itu mudah dikatakan," ujar Mueller.

"Biasanya, kita terbiasa bereaksi berbeda setelah tertinggal."

Asisten pelatih Nagelsmann Dino Toppmoeller menjanjikan perbaikan.

"Kami tentu harus hidup dan menghadapi ejekan dalam satu atau dua hari ke depan. Itu urusannya," ujar Toppmoeller

"Tapi kita harus menepis diri dan menunjukkan reaksi pada pertandingan Sabtu. Itu pasti akan datang, pasti." pungkasnya.

Baca juga: Union Berlin dipaksa mainkan babak tambahan lewati tim kasta ketiga
Baca juga: Leverkusen disingkirkan tim strata kedua Karlsruher dari DFB Pokal


 

Pewarta: Gheovano Alfiqi/Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar