Lemkapi yakini Kapolri copot polisi tidak "becus" bekerja

Lemkapi yakini Kapolri copot polisi tidak "becus" bekerja

Direktur Eksekutif Lemkapi Dr Edi Saputra Hasibuan. ANTARA/Kodir.

Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan meyakini Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo akan mencopot anggota kepolisian yang tidak bisa bertugas dengan baik.

"Kapolri ingin terus melakukan pembenahan dan perbaikan serta tidak pernah ragu menindak tegas anggotanya yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik," kata Edi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis malam.

Baca juga: Lemkapi berharap tidak ada lagi anggota Polri langgar hukum

Edi mengatakan hal itu menanggapi pernyataan Kapolri pada sambutan penutupan pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-30, Sespimmen Polri Dikreg Ke-61, dan Sespimma Polri Angkatan Ke-66 di Lembang, Jawa Barat, Rabu kemarin.

Pada sambutan itu, Kapolri menegaskan tidak akan ragu mengganti para pimpinan Polri jika tidak bisa menindak anak buahnya yang melanggar. Dia akan "memotong kepala" jika tidak bisa "membersihkan ekor".

"Itu bentuk penegasan Kapolri kepada seluruh kapolda dan kapolres agar selalu memberikan keteladanan kepada anak buahnya agar Polri semakin dipercaya," katanya.

Edi berharap di bawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo, Polri akan semakin baik dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Baca juga: Lemkapi : Telegram Kapolri untuk perkuat pengawasan polisi di lapangan

Mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini mengatakan sejak dilantik menjadi Kapolri pada akhir 2020, Listyo Sigit banyak melakukan pembenahan dan perbaikan internal, mulai dari pelayanan publik, peningkatan pengawasan hingga peningkatan personel Polri.

"Kerja nyata Polri di tengah masyarakat pada masa pandemi COVID-19 juga sangat dirasakan masyarakat. Bukan saja berperan sebagai pelindung, pengayom dan pelayan, tapi Polri mengambil peran sebagai penolong," katanya.

Untuk mengukur kinerja Listyo Sigit saat menjabat Kapolri, Lemkapi juga telah mengadakan survei yang hasilnya adalah ada kenaikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri dari 82 persen naik 86 persen.

Namun, kata dia, naiknya kepercayaan publik itu tidak menjadikan Polri berpuas diri, tetapi justru harus terus meningkatkan kinerja dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Baca juga: Lemkapi: Polri tetap profesional pada dugaan rudapaksa di Luwu Timur

Pewarta: Santoso
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tim pemulasaran COVID-19 Polresta Malang Kota raih penghargaan Lemkapi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar