Saham Prancis perpanjang reli, indeks CAC 40 bertambah 0,34 persen

Saham Prancis perpanjang reli, indeks CAC 40 bertambah 0,34 persen

Ilustrasi - Bursa Saham Paris, Prancis (Reuters)

Airbus SE, perusahaan industri kedirgantaraan multinasional Eropa​​​​​​​ mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpangkas 2,09 persen
Paris (ANTARA) - Saham-saham Prancis kembali berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu waktu setempat (3/11/2021), memperpanjang reli untuk hari kelima berturut-turut dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bertambah 0,34 persen atau 23,62 poin, menjadi menetap di 6.950,65 poin.

Indeks CAC 40 terangkat 0,49 persen atau 33,74 poin menjadi 6.927,03 poin pada Selasa (2/11/2021), setelah menguat 0,92 persen atau 62,95 poin menjadi 6.893,29 poin pada Senin (1/11/2021), dan meningkat dua hari sebelumnya masing-masing 0,38 persen dan 0,75 persen.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 25 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 14 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Worldline, sebuah perusahaan jasa transaksi dan pembayaran multinasional Prancis melonjak 4,60 persen, menjadi pencetak keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan real estat komersial Prancis Unibail-Rodamco-Westfield SE yang terdongkrak 2,48 persen, serta perusahaan teknologi penyedia layanan aplikasi perangkat lunak untuk mendukung proses inovasi perusahaan klien Dassault Systemes menguat 2,27 persen.

Sementara itu, Airbus SE, perusahaan industri kedirgantaraan multinasional Eropa mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpangkas 2,09 persen.

​​​​​​​Disusul oleh saham perusahaan minyak dan gas terintegrasi multinasional Prancis TotalEnergies SE yang merosot 1,75 persen, serta Eurofins Scientific SE, perusahaan laboratorium penyedia jasa pengujian dan dukungan untuk industri farmasi, makanan, lingkungan, ilmu pertanian, dan produk konsumen, melemah 1,47 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar