PKB mengawal sembilan ABK telantar di AS sampai tiba di Indonesia

PKB mengawal sembilan ABK telantar di AS sampai tiba di Indonesia

Politisi PKB Lathifah Shohib (tengah) bersama keluarga ABK Kapal Voyager. ANTARA/HO-Humas PKB

PKB akan terus mengawal dan berikhtiar agar seluruh ABK ini tetap mendapatkan gaji.
Jakarta (ANTARA) -
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lathifah Shohib membantu dan mengawal sembilan anak buah kapal (ABK) asal Jawa Timur di Amerika Serikat hingga pulang ke Indonesia.
 
"Tanggal 28 Oktober saya ditelepon bapaknya salah satu keluarga ABK. Dia minta bantuan dan saya langsung mengadvokasi melalui Ketum DPP PKB Gus Muhaimin Iskandar yang juga Wakil Ketua DPR RI," kata Lathifah dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat.
 
Mendapatkan informasi itu, pihaknya langsung bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama para pihak terkait. Penanganan itu sekitar sembilan hari hingga selesai.
 
“Tadi pagi ABK melaporkan kepada saya kalau nanti malam diperkirakan sudah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta," ujarnya.
 
Menurut Lathifah, PKB akan terus mengawal dan berikhtiar agar seluruh ABK ini tetap mendapatkan gaji, meskipun tidak sepenuhnya.
 
“Ketum kami juga melibatkan pemerintah untuk memulangkan. Kita ikhtiar agar mereka tetap mendapatkan haknya," kata Lhatifah.
 
Sembilan warga negara Indonesia (WNI) ini tertahan di Port Comercial Pacific, Guam, Amerika Serikat. Mereka merupakan ABK Voyager dan mengaku belum menerima gaji selama lima bulan dan tidak dipulangkan.
 
Selama telantar, hidup mereka terkatung-katung. Pihak rombongan mencoba berkomunikasi dengan keluarga dan meminta bantuan advokasi. Salah satu pihak keluarga ABK asal Dau, Kabupaten Malang mencoba meminta bantuan advokasi kepada Lathifah Shohib.
 
Lathifah menegaskan PKB mendorong adanya sosialisasi yang komprehensif, baik kepada ABK maupun para agen untuk benar-benar memastikan bahwa pihak yang akan mempekerjakan mereka itu benar.
 
Salah satu ABK yang berkomunikasi langsung dengan Lathifah, Ali Akbar mengucapkan syukur karena saat ini sedang dalam perjalanan ke Tanah Air.

Ali Akbar adalah ayah anak pertamanya yang lahir 6 September 2021 lalu. Sebelum berangkat, Akbar pamit kepada istri dan keluarganya hanya sekitar 1,5 bulan.
 
Ia mengaku senang karena bisa kembali ke Tanah Air dan kampung halamannya untuk bertemu keluarga tercintanya.
 
"Bu Nyai saya sudah bisa pulang perjalanan ke Indonesia. Terima kasih dukungannya. Saya pribadi sangat berterima kasih," kata Ali Akbar disampaikan kepada politisi PKB Lathifah Shohib.
 
Para ABK yang tiba di Jakarta malam ini dari Amerika Serikat akan langsung menjalani karantina mandiri selama lima hari, sebelum kembali ke kampung halaman masing-masing.
Baca juga: 33 pelaut Indonesia dipulangkan dari Taiwan setelah telantar lama
Baca juga: Atase Ketenagakerjaan KBRI Doha pulangkan ABK Indonesia telantar

Pewarta: Fauzi
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ada pembebasan denda pajak di Aceh hingga tahun depan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar