Liga Prancis

Montpellier jegal ambisi Nice dekati puncak klasemen

Montpellier jegal ambisi Nice dekati puncak klasemen

Bek Montpellier Maxime Esteve (kiri) berusaha merebut bola dari penguasaan penyerang OGC Nice Amine Gouiri dalam laga lanjutan Liga Prancis di Stadion Allianz Riviera, Nice, Prancis, Minggu (7/11/2021) waktu setempat. ANTARA/AFP/Valery Hache.

Jakarta (ANTARA) - Montpellier menjegal ambisi OGC Nice mendekati puncak klasemen Liga Prancis setelah menundukkan lawannya itu dengan skor 1-0 dalam laga pekan ke-13 di Stadion Allianz Riviera, Minggu waktu setempat (Senin WIB).

Hasil tersebut membuat Nice tertahan pada posisi ketiga klasemen dengan koleksi 23 poin setelah disalip RC Lens dua hari lalu dan mereka kini tertinggal 11 poin dari Paris Saint-Germain yang bercokol di puncak.

Sedangkan Montpellier melompat empat tempat untuk menduduki urutan ketujuh dengan 19 poin, demikian catatan laman resmi Liga Prancis.

Efisiensi serangan menjadi kunci kemenangan Montpellier karena mereka meraih gol semata wayang penentu kemenangan yang dicetak Florent Mollet kendati hanya melepaskan delapan percobaan sepanjang laga.

Gol itu tercipta pada menit ke-80 saat Mollet menguasai kembali bola muntah hasil tendangannya sendiri sebelum merangsek ke dalam kotak kotak penalti dan memperdaya kiper Walter Benitez dengan sepakan kaki kirinya.

Baca juga: Saint-Etienne akhirnya bukukan kemenangan di Liga Prancis

Sebaliknya, Nice membuang dominasi nyaris 69 persen penguasaan bola sepanjang laga dan tak satu pun dari 22 percobaan tembakan yang dilepaskan berbuah gol.

Kemandulan Nice tidak lepas dari kesigapan kiper Jonas Omlin dalam mengamankan gawang Montpellier dari setidaknya enam tembakan tepat sasaran para pemain tuan rumah.

Salah satu penyelamatan terbaik Omlin diperlihatkannya pada menit ke-20 kala menepis bola tembakan Amine Gouiri dari sisi kiri kotak penalti.

Empat menit berselang, Gouiri kembali mendapati peluangnya digagalkan oleh Omlin yang cermat menutup ruang tembak penyerang berusia 21 tahun itu setelah menerima umpan terobosan dari Andy Delort.

Dewi Fortuna memang berpaling dari Nice karena kemelut di dalam kotak penalti Montpellier yang didahului sepak pojok pada menit ke-54 berakhir dengan bola tembakan Mario Lemina membentur mistar gawang.

Setelah jeda internasional, Montpellier akan bermain lebih awal pada 20 November dengan melawat ke Roazhon Park guna menghadapi Rennes dan sehari kemudian Nice baru bertandang ke markas tim promosi Clermont.

Baca juga: PSG nyaris jadi korban kebangkitan Bordeaux

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar