KSP menyatakan selalu terbuka menerima kritik dan masukan masyarakat

KSP menyatakan selalu terbuka menerima kritik dan masukan masyarakat

Kegiatan KSP mendengar di Kota Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/HO-KSP

KSP juga mempersilakan berbagai elemen masyarakat untuk hadir ke kantor kami membahas tuntutan tersebut.
Jakarta (ANTARA) - Kantor Staf Presiden (KSP) mempersilakan berbagai elemen masyarakat untuk menggelar audiensi atas berbagai macam tuntutan dan masukan kepada pemerintah, kata Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV KSP Joanes Joko.

Saat menghadiri Program KSP Mendengar, di Palembang, Sumatera Selatan, Joko merespons pernyataan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sriwijaya Dwiki Sandy soal tindak lanjut 12 tuntutan mahasiswa mengenai evaluasi dua tahun Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

"Kami sudah bertemu langsung BEM SI. KSP juga mempersilakan berbagai elemen masyarakat untuk hadir ke kantor kami membahas tuntutan tersebut," kata Joko dalam siaran pers KSP yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan sesuai dengan perintah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, KSP menjadi rumah terakhir penyelesaian pengaduan masyarakat.

Joko menyampaikan, KSP tak henti-hentinya menampung aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat melalui Program KSP Mendengar.

Dia mengatakan kegiatan yang berlangsung di Palembang dihadiri oleh 71 peserta yang mewakili beragam kelompok mahasiswa, kelompok pelajar, media massa, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Pada kesempatan itu, Majelis Pimpinan Pemuda Pancasila Sumsel Umar menyampaikan aspirasi soal banyaknya program di Kementerian Sosial yang membuat masyarakat bingung. Menurutnya program di sana tumpang-tindih dan tidak efektif.

"Misalnya bantuan UMKM tapi diberikan pada masyarakat yang mampu, BPNT di lapangan tidak diberikan secara penuh. Mohon ditinjau implementasinya di lapangan," ujar Umar.

Ada juga Amir Iskandar dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) yang meminta pemerintah memfasilitasi generasi muda yang membuka usaha, karena kesulitan mendapat pekerjaan. Termasuk persoalan harga karet yang sulit naik di atas Rp10.000 per kilogram.

Dari beragam masukan yang didapatkan, KSP menegaskan akan menampung dan membahasnya kepada kementerian/lembaga terkait.

Joko menegaskan sudah menjadi tugas pokok dan fungsi KSP untuk melakukan debottlenecking dan memastikan visi dan misi Presiden terlaksana.

Turut hadir dalam kegiatan KSP Mendengar, Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Bambang Prihartono, Tenaga Ahli Utama Kedeputian 3 KSP Edy Priyono, Tenaga Ahli Utama Kedeputian I KSP Helson Sianigan, dan Tenaga Ahli Madya Kedeputian II KSP Erlinda.
Baca juga: KSP menyerap aspirasi masyarakat perihal pembangunan ibu kota negara
Baca juga: KSP Mendengar aspirasi masyarakat NTB terkait pariwisata

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KSP sebut Presiden punya banyak nama dan kriteria Kepala Otorita IKN

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar