Pameran kerajinan tangan INACRAFT luncurkan platform digital

Pameran kerajinan tangan INACRAFT luncurkan platform digital

(Ki-ka) Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies, Ketua Umum DPP Asephi Muchsin Ridjan, Plt Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian Reni Yanita, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizki Handayani Mustafa, dan Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni pada peluncuran INACRAFT Go Digital & Kampanye INACRAFT Digital x Tokopedia Vol 1 di Jakarta, Rabu (10/11/2021). (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) yang merupakan salah satu pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara bersama Tokopedia dan didukung PT. Bank Negara Indonesia (Persero). Tbk meluncurkan platform digital.

Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) yang meprakasai INACRAFT, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, mengatakan, platform digital merupakan upaya transformasi INACRAFT untuk terus industri UMKM produsen kerajinan tangan Indonesia.

Semangat untuk terus membangkitkan dan membangun kembali sektor ekonomi kreatif harus selalu dipupuk, khususnya di masa pandemi. Oleh karena itu, ASEPHI berkomitmen untuk mendukung para perajin Indonesia agar dapat terus berkarya dengan menghadirkan INACRAFT Reborn,” kata Ketua Umum DPP ASEPHI Muchsin Ridjan.

Muchsin menyampaikan INACRAFT sebagai barometer perkembangan industri kerajinan tangan atau handicraft di Indonesia yang telah berlangsung selama 20 tahun dan melibatkan 1.500 pelaku kreatif dalam negeri, tidak hanya sekedar menjadi tempat pameran namun juga sebagai wadah promosi, menambah ilmu, dan membangun networking diantara pelaku usaha kerajinan agar dapat bersaing secara sehat menampilkan produk-produk berkualitas.

Ia berharap kolaborasi dengan Tokopedia dapat mengakomodasi ratusan UMKM produsen kerajinan tangan dan diharapkan dapat mendukung upaya promosi produk-produk kerajinan kerajinan tangan hasil karya UMKM Indonesia serta menggerakkan ekonomi digital.

“Sebagai perusahaan teknologi yang membawa misi untuk mendorong pemerataan ekonomi secara digital, Tokopedia memberikan kesempatan bagi UMKM produsen kerajinan tangan lokal untuk menjangkau 100 juta pengguna aktif bulanan yang ada di platform Tokopedia,” ujar Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni

Selain kampanye digital bersama Tokopedia, ASEPHI juga akan menyelenggarakan virtual exibition di situs resmi INACRAFT (www.inacraft.co.id) dengan semangat menghadirkan 1 juta pengunjung dengan target nilai transaksi retail mencapai hingga Rp1 miliar.

Adapun Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies mengajak Mitra UMKM produsen kerajinan tangan di bidang batik, songket, bordir, wayang, produk kaca, interior, tas, dompet, dan pakaian untuk memeriahkan acara sambil mencari peluang kerja sama lebih besar lagi.

“Kami harap ini dapat menjadi momentum transformasi UMKM sekaligus peningkatan akselerasi pemulihan kinerja," katanya.

Untuk mendukung pengembangan Industri Kreatif Karya Anak Bangsa, BNI turut menyelenggarakan promo Kartu Kredit, Kartu Debit, Debit Emerald, promo Tokopedia seperti diskon hingga Rp1 juta, cicilan 0 persen hingga 24 bulan dan belanja hemat hingga 50 persen dengan BNI Rewards Point. Selain juga memberikan promo sepecial Inacraft.co.id berupa cashback hingga Rp300 ribu.
Baca juga: BNI antar UMKM tembus pasar Dubai
Baca juga: Bantu jual produk di Mall of Dubai, pelaku UKM apresiasi BNI


Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Belajar membuat perhiasan di Inacraft

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar