Menkes: Prokes perayaan hari besar kunci pengendalian COVID-19

Menkes: Prokes perayaan hari besar kunci pengendalian COVID-19

Arsip foto - Pengendara melintasi papan imbauan merayakan pergantian tahun baru dirumah untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Jakarta, Kamis (31/12/2020). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/rwa.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengemukakan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan saat perayaan hari raya besar keagamaan dan tahun baru menjadi kunci pengendalian pandemi COVID-19.

"Kalau kita berhasil melewati dua hari besar nanti, Indonesia sudah bisa mengendalikan pandemi ini. Ujiannya memang akan terjadi di dua hari raya besar," kata Budi Gunadi Sadikin saat berpidato di Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57/2021 yang diikuti dari YouTube Kemenkes RI di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Kemenkes ingatkan sanksi harus ditegakkan lagi bagi pelanggar prokes

Baca juga: Penularan COVID-19 turun, masyarakat mulai abaikan prokes


Budi mengatakan masyarakat akan menyambut Natal dan Tahun Baru dalam waktu dekat. "Pandemi ini belum kita ketahui, apakah sudah selesai. Masih banyak ketidakpastian yang harus kita hadapi terutama di liburan-liburan besar tahun depan, baik  liburan Natal, Tahun Baru maupun liburan Hari Raya Idul Fitri," katanya.

Untuk itu, Budi mengingatkan kepada masyarakat agar disiplin memakai masker, menyegerakan vaksinasi bagi yang belum, menggunakan aplikasi PeduliLindungi ketika ada di ruang publik dan tetap menjalankan testing dan tracing pada orang yang bergejala dan kontak erat.

"Protokol kesehatan (3M), surveilans (3T) dan vaksinasi adalah langkah-langkah yang sangat diperlukan," katanya.

Budi mengatakan Indonesia sudah bisa mengendalikan pandemi COVID-19 sampai saat ini. "Ini tidak mungkin terjadi tanpa dukungan dan kerja keras dari seluruh insan kesehatan yang ada di pelosok Indonesia," katanya.

Budi menambahkan kasus COVID-19 saat ini telah menurun drastis dari puncaknya saat Juli 2021 mencapai 56 ribu kasus per hari. Saat ini angka kasus berada di kisaran 500 kasus per hari. Keterisian tempat tidur COVID-19 saat ini juga sangat rendah di kisaran 3 persen.

Baca juga: Menkes imbau masyarakat tetap waspada dan tidak abai prokes

Baca juga: Penguatan prokes saat COVID-19 melandai 



#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3M
#vaksinmelindungikitasemua 
​​​​​​​

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Selain COVID-19, Kota Tangerang fokus tangani TB & stunting

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar