Merkel desak warga yang tidak divaksin untuk pikir-pikir lagi

Merkel desak warga yang tidak divaksin untuk pikir-pikir lagi

Penjabat Kanselir Jerman Angela Merkel di Berlin, Jerman. ANTARA FOTO/REUTERS/Michele Tantussi/RWA/sa.

Minggu-minggu yang berat terbentang di depan kami dan anda dapat melihat bahwa saya khawatir sekali,
Berlin (ANTARA) - Kanselir Jerman Angela Merkel mendesak warga yang tidak divaksin COVID-19 agar memikirkan lagi keputusan mereka.

Hal itu disampaikan Merkel melalui pesan video pada Sabtu saat tingkat insidensi COVID-19 selama sepekan naik ke level tertinggi sejak awal pandemi.

"Minggu-minggu yang berat terbentang di depan kami dan anda dapat melihat bahwa saya khawatir sekali," kata Merkel. "Saya mendesak semua orang yang belum divaksin: tolong pikirkan kembali."

Tingkat insidensi COVID-19 Jerman selama sepekan - jumlah orang per 100.000 yang terinfeksi selama sepekan - naik menjadi 277,4 pada Sabtu, menurut data Institut Robert Koch.

Rekor dalam gelombang ketiga pandemi Desember lalu sebesar 197,6.

Pemerintah federal dan para pemimpin dari 16 negara bagian Jerman akan menggelar pertemuan pekan depan guna membahas langkah-langkah pengetatan, meski tiga pihak yang berunding untuk membentuk pemerintahan baru telah sepakat membiarkan status darurat yang diberlakukan sejak awal pandemi berakhir pada 25 November sesuai rencana.

"Selalu membantu kami ketika negara-negara bagian dan pemerintah federal bekerja sama dan komitmen terhadap aturan yang sama," kata Merkel.

Eropa kembali menjadi pusat pandemi, memicu sejumlah pemerintah untuk mempertimbangkan kembali penguncian menjelang Natal sekaligus memunculkan perdebatan soal apakah vaksin saja cukup untuk menaklukkan virus corona.

Sumber: Reuters

Baca juga: Parlemen Jerman perdebatkan aturan baru COVID saat kasus melejit
Baca juga: Lima pemain timnas Jerman harus dikaratina setelah positif COVID-19

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Varian Delta mengintai, IDI Aceh minta masyarakat berpartisipasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar