Operasi Zebra, polisi sasar kendaraan berknalpot bising dan bengkel

Operasi Zebra, polisi sasar kendaraan berknalpot bising dan bengkel

Petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Barat membagikan bansos kepada pengemudi angkot di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (30/10/2020). ANTARA/HO-Twitter TMC Polda Metro Jaya

Kegiatan setiap hari dan tidak ada jam-jam tertentu
Jakarta (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat menyasar kendaraan berknalpot bising hingga bengkel penyedianya saat Operasi Zebra Jaya 2021.

"Sasaran kami yang pertama, knalpot bising. Kedua, kendaraan  melawan arus dan ketiga, balap liar. Kami juga lakukan teguran kepada pemilik bengkel penyedia knalpot bising," Kepala Satuan Lalulintas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Argadija Putra saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Dikatakan, hal itu dilakukan guna menekan angka pelanggaran lalu lintas hingga mengurangi jumlah knalpot bising yang mengganggu pengendara lain.

Argadija mengatakan, kegiatan ini akan berlangsung selama dua pekan terhitung sejak 15 November ini.

Selama operasi berlangsung, pihaknya tidak memberi sanksi pemberian bukti pelanggaran (tilang) kepada pelanggar melainkan hanya teguran dan imbauan.

Baca juga: Anies: Operasi Zebra Jaya babak baru disiplin lalu lintas dan prokes

Nantinya, petugas akan berkeliling ke beberapa wilayah untuk menggelar Operasi Zebra. Waktu operasi pun tidak ditentukan.

"Kegiatan setiap hari dan tidak ada jam-jam tertentu. Intinya apabila kami melihat sasaran yang menjadi target operasi, kami akan melakukan imbauan dan teguran," kata dia.

Untuk Operasi Zebra hari pertama, Argadija mengatakan beberapa kendaraan mendapat teguran karena mengenakan knalpot bising.

Selain itu, beberapa pengendara juga tidak pakai masker.

Argadija berharap kegiatan selama dua minggu ini dapat memberikan dampak kepada pengendara untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak mengenakan knalpot bising.

Baca juga: Korlantas menyasar potensi kamtibmas dalam Operasi Zebra 2021

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan dan Satpol PP Provinsi DKI Jakarta menggelar operasi gabungan bersandi Zebra Jaya 2021 dengan tujuan penegakan hukum lalu lintas dan protokol kesehatan.

"Hari Senin pada 15 sampai 28 November selama 14 hari, kami akan laksanakan Operasi Zebra Jaya 2021 yang dilakukan personel gabung Ditlantas, Dishub, Satpol PP, POM TNI," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Jumat (12/11).

Sambodo memastikan tak ada razia pada Operasi Zebra Jaya 2021.

Dalam operasi tersebut tim gabungan melakukan patroli keliling di sejumlah titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas.

"Berbeda dengan Operasi Zebra Jaya sebelumnya. Operasi di tahun 2021 ini tak ada razia karena riskan menimbulkan kerumunan, jadi kami akan patroli keliling," ujar Sambodo.

Baca juga: Kapolda Metro: Masyarakat harus "ajak" pelat nomor saat berkendaraan

 

Pewarta: Walda Marison
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Operasi Zebra Siwalima, Polisi ajak pengendara disiplin berlalulintas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar