Jakarta (ANTARA News) - Ketua DPR RI Marzuki Alie mengatakan, dirinya belum mengambil tindakan dan belum mengambil langkah-langkah terkait tuduhan yang disampaikan oleh Ketua Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono.

"Kalau nanti dia teruskan, akan saya tindaklanjuti," demikian dikatakan oleh Marzuki kepada ANTARA News, Jakarta, Senin.

Ketua Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono, dalam keterangan persnya di Jakarta Minggu, (3/4) mengatakan, pembangunan gedung baru DPR sarat korupsi dan mark up.

SP BUMN tersebut bahkan menyebut nama Marzuki Alie sebagai salah satu yang patut diduga menerima dana gedung baru DPR. "Kan dia yang selalu 'ngotot' untuk meneruskan pembangunan gedung baru," tuding Arief.

Namun ketika ditanya soal tudingan itu, apakah berdasarkan fakta dan data, Arief menyebutkan, dari indikasi besarnya dana pembangunan gedung tersebut, ada permainan.

"Saya mendapat informasi dari teman-teman di PT Adhi Karya dan PT Istaka Karya bahwa biaya pembangunan gedung itu tidaklah sebesar Rp1,13 triliun," kata Arief.
(zul)

Pewarta: Zul Sikumbang
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2011