Dirlantas Polda Papua memprioritaskan edukasi persuasif Operasi Zebra

Dirlantas Polda Papua memprioritaskan edukasi persuasif Operasi Zebra

Arsip-Dirlantas Polda Papua Kombes Pol Mohamad Nasihin (kanan) memeriksa kendaraan saat Apel Pengecekan Kesiapan Kendaraan jelang PON XX Papua di PTC Entrop, Jayapura, Papua, Senin (6/9/2021). Dirlantas Polda Papua menerima 51 kendaraan dari Korlantas polri untuk mendukung pelaksanaan PON XX Papua. ANTARA FOTO/Gusti Tanati/aww.

Jadi kami akan melihat daerah mana saja yang sering terjadi pelanggaran lalu lintas dan sering terjadi kecelakaan.
Jayapura (ANTARA) -
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Ditlantas Polda) Papua memprioritaskan tindakan edukasi persuasif bagi masyarakat yang terjaring dalam Operasi Zebra.
 
Direktur Lalu Lintas Polda Papua Kombes Pol Muhammad Nasihin saat dihubungi melalui telepon selulernya, di Jayapura, Rabu, mengatakan tindakan edukasi persuasif ini berupa pembinaan dan penyuluhan bagi masyarakat yang terjaring dalam Operasi Zebra tersebut.
 
"Jadi kami akan melihat daerah mana saja yang sering terjadi pelanggaran lalu lintas dan sering terjadi kecelakaan, maka akan dijadikan prioritas untuk melakukan pencegahan melalui Operasi Zebra," katanya pula.
 
Menurut Nasihin, Operasi Zebra bertujuan untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 serta mewujudkan keamanan dan ketertiban lalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.
 
"Sedangkan untuk di Papua selain memberikan prioritas kepada daerah yang sering terjadi pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan, kami juga memberikan edukasi kepada kaum milenial, juga penyuluhan bagi pengguna kendaraan roda dua terkait protokol kesehatan," ujarnya.
 
Dia menjelaskan untuk para pengguna kendaraan roda dua yang didapati berkendara tanpa memakai masker, maka akan ditegur untuk menggunakan masker, sambil mengingatkan akan kelengkapan kendaraannya.
 
"Jadi Operasi Zebra ini bukan ke arah upaya menekan emisi kendaraan bermotor, karena untuk hal tersebut menjadi ranahnya Dinas Perhubungan yang memiliki alat khusus untuk uji emisi gas buang kendaraan," katanya lagi.
 
Dia menambahkan, ke depan pihaknya juga berharap dapat memiliki alat uji emisi gas buang kendaraan bermotor ini, sehingga dapat turut menjaga kondisi udara dan langit di Papua agar tidak sama dengan di Pulau Jawa yang sudah banyak terkontaminasi dari polusi udara.
Baca juga: Hukum kemarin, Operasi Zebra hingga soal partai lokal Papua
Baca juga: Ratusan pengendara terjaring operasi Zebra di Manokwari

Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar