Baznas Sleman alokasikan dana Rp1 miliar untuk penanganan COVID-19

Baznas Sleman alokasikan dana Rp1 miliar untuk penanganan COVID-19

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa didampingi Ketua Baznas Sleman Kriswanto menyerahkan bantuan senilai Rp724,9 juta untuk program Sleman Cerdas. ANTARA/HO-Pemkab Sleman.

program ini dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat
Sleman (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengalokasikan dana total senilai Rp1 miliar untuk membantu Pemkab Sleman dalam menangani pandemi COVID-19 di wilayah itu.

Bantuan ini diserahkan oleh Ketua Baznas Sleman Kriswanto kepada Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Kamis.

Ketua Baznas Sleman Kriswanto mengatakan bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak dan sedekah (ZIS) aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sleman, pengusaha dan warga Sleman yang dihimpun oleh Baznas Sleman.

"Semoga dengan program ini dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Sleman yang membutuhkan," katanya.

Menurut dia, target perhimpunan dana ZIS tahun 2021 sebesar Rp5,5 miliar dan hingga akhir Oktober 2021 penghimpunan ZIS oleh Baznas Sleman bisa tercapai melebihi target, yaitu sebesar Rp6 miliar.

"Pentasharufan dan pendayagunaan ZIS ini dilaksanakan dalam bentuk lima program, yaitu Sleman Produktif, Sleman Sehat, Sleman Cerdas, Sleman Takwa dan Sleman Peduli," katanya.

Baca juga: Baznas Yogyakarta salurkan bantuan untuk anak yatim karena COVID-19
Baca juga: Kementerian Agama apresiasi program Kita Jaga Kyai dari BAZNAS

Ia mengatakan, rincian bantuan tersebut yaitu Sleman Cerdas Rp724,9 juta, Sleman produktif (Kita Jaga Usaha) Rp110,62 juta, Sleman peduli anak yatim piatu Rp90 juta, (Bantuan Program Sosial Bank Indonesia),

"Kemudian bantuan Sleman Peduli COVID-19 perempuan terdampak Rp71 juta, dan Sleman Sehat Rp50 juta," katanya.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berharap dengan kegiatan ini mampu membangun komitmen dalam memperbarui kesanggupan dan kesadaran bersama untuk meningkatkan pengumpulan zakat seluruh masyarakat di Kabupaten Sleman.

"Selain itu secara substansial, zakat termasuk kategori kewajiban yang mempunyai dua dimensi penghambaan diri kepada Allah dan dimensi sosial," katanya.

Dimensi sosial zakat menurut Danang terlihat pada objek utamanya yakni pemenuhan kebutuhan hidup mustahiq yang mayoritas masyarakat ekonomi kelas bawah dan peningkatan taraf hidup mereka, supaya terbebas dari kemiskinan, dapat hidup layak dan berbalik menjadi penolong bagi orang lain yang menerima bantuan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengamanahkan sebagian rezekinya untuk dikelola Baznas Seman. Sebagaimana kita ketahui perolehan zakat di Baznas Sleman terus meningkat setiap tahunnya, semoga dana yang telah ditasharufkan melalui berbagai program dapat tepat sasaran," katanya.

Baca juga: Baznas Kulon Progo salurkan bantuan Rp568,5 juta penanganan COVID-19
 

Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jokowi melayat ke rumah duka Ketum Seknas Pemenangan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar