Presiden ajak dubes negara sahabat tinjau Persemaian Modern Rumpin

Presiden ajak dubes negara sahabat tinjau Persemaian Modern Rumpin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para duta besar negara sahabat meninjau Persemaian Modern Rumpin, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/11/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr/aa.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para duta besar negara sahabat untuk meninjau Persemaian Modern Rumpin, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat.

Presiden Jokowi bertolak dari Istana Kepresidenan Bogor dengan menggunakan rangkaian kendaraan sekitar pukul 08.00 WIB.

Para dubes yang turut serta dalam peninjauan, sudah bergabung dengan rombongan Presiden sejak dari Istana Bogor.

Sebelum berangkat, Presiden Jokowi menyempatkan berbincang bersama para dubes di teras Istana.

Baca juga: Presiden Jokowi dan PM Kishida bahas peningkatan kerja sama bilateral
Baca juga: Presiden Jokowi paparkan strategi capai ekonomi hijau
Baca juga: Presiden: Ekonomi terus merangkak naik karena COVID-19 terkendali


Para dubes yang hadir antara lain Duta Besar Inggris Owen Jenkins, Duta Besar Amerika Serikat Sung Yong Kim, Duta Besar Kanada Cameron MacKay, Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket, dan Kepala Perwakilan Bank Dunia Satu Kahkonen.

Di Persemaian Modern Rumpin, Presiden dan para dubes akan meninjau sejumlah fasilitas seperti area rumah perkecambahan, area rumah produksi, hingga kolam air dan sedimen.

Usai melaksanakan sholat Jumat di Masjid At-Taqwa, Komplek Balai Diklat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Presiden direncanakan akan kembali ke Istana Bogor.

Turut mendampingi Presiden dalam perjalanan menuju Rumpin antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo.
 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Indonesia perjuangkan penguatan sistem kesehatan dunia di G20

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar