Saham Australia berakhir menguat didukung sektor tambang dan energi

Saham Australia berakhir menguat didukung sektor tambang dan energi

Seorang pekerja terlihat di antara layar monitor pergerakan harga saham di Australian Securities Exchange (ASX) Sydney, Australia. ANTARA/REUTERS/Stringer/am.

Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia berakhir lebih tinggi pada Selasa, didukung oleh kenaikan di sektor pertambangan dan energi, sehari setelah BHP Group dan Woodside Petroleum memberikan persetujuan akhir untuk proyek LNG Scarborough mereka senilai 12 miliar dolar AS.

Indeks acuan S&P/ASX 200 terangkat 0,78 persen atau 57,50 poin menjadi ditutup di 7.410,60 poin, menandai sesi terbaiknya sejak 12 November, setelah jatuh 0,59 persen di sesi sebelumnya.

Indeks pertambangan meningkat 2,5 persen, didorong oleh lonjakan BHP 4,0 persen setelah raksasa pertambangan itu dan Woodside pada Senin malam (22/11/2021) memberikan lampu hijau terakhir mereka untuk mengembangkan ladang gas Scarborough dan menandatangani kesepakatan untuk menggabungkan aset minyak bumi BHP ke Woodside.

Baca juga: Saham Australia melemah, kebangkitan COVID di Eropa picu kekhawatiran

Kenaikan tajam harga bijih besi juga mendukung sektor ini. Penambang bijih besi Fortescue melambung 9,8 persen, kenaikan satu hari terbesar dalam hampir setahun. Sementara itu Rio Tinto melonjak 3,6 persen.

"Penguatan bijih besi membantu, dengan BHP-Woodside (merger), rincian lebih lanjut tentang merger itu juga membantu dan kami melihat sedikit pemantulan kembali di bank, tentu saja, yang juga membantu," kata Henry Jennings, analis senior dan manajer portofolio di Marcustoday Financial Newsletter.

Woodside memimpin untuk saham-saham energi, karena melonjak 3,5 persen dan mencatat sesi terbaiknya dalam hampir sebulan. Sub-indeks terangkat 2,5 persen.

Saingan yang lebih kecil Santos dan Oil Search juga masing-masing menguat 2,1 persen dan 1,5 persen.

Baca juga: Saham Australia naik ditopang sektor keuangan dan perawatan kesehatan

Mengikuti penurunan Wall Street semalam, saham-saham teknologi merosot 3,5 persen di sesi terburuk mereka dalam lebih dari enam bulan.

Jennings mengaitkan penurunan Afterpay 5,4 persen ke penurunan 6,1 persen Square Inc semalam, menambahkan bahwa karena Afterpay hampir merupakan turunan dari Square, keduanya sering bergerak bersama-sama.

Xero dan Wisetech Global juga merosot masing-masing 3,5 persen dan 5,6 persen.

Sementara itu, di seberang Laut Tasman, indeks acuan Selandia Baru S&P/NZX 50 menguat 0,64 persen atau 80,89 poin menjadi berakhir di 12.688,53 poin.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar