Kemendikbudristek dorong mahasiswa bantu tanggulangi bencana pandemi

Kemendikbudristek dorong mahasiswa bantu tanggulangi bencana pandemi

Tangkapan layar Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam dalam seminar Hasil Riset Kebencanaan Ideathon Bali Kembali yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (23/11/2021). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi terus mendorong seluruh mahasiswa yang ada di perguruan tinggi untuk membantu pemerintah menjalankan penanggulangan kebencanaan khususnya pada masa pandemi COVID-19.

“Waktu itu 15.000 mahasiswa kita mobilisasikan untuk membantu komunikasi, edukasi dan berbagai upaya untuk membantu mengatasi pandemi ini,” kata Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam dalam seminar Hasil Riset Kebencanaan Ideathon Bali Kembali yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa.

Nizam mengatakan pihaknya terus mendorong mahasiswa untuk berinovasi melakukan riset terapan yang hasilnya dapat membantu membuat pandemi COVID-19 jauh lebih membaik. Seperti membuat produk berupa alat-alat kesehatan yakni ventilator, masker, robotik hingga rapid test.

Baca juga: Kemendikbudristek ajak masyarakat kembali ke bioskop

Penelitian-penelitian itu, kata dia, masih terus berlanjut hingga saat ini dan sudah lebih dari 100 inovasi invensi dilahirkan perguruan tinggi untuk mempercepat penurunan kasus COVID-19 dengan memproduksi massal produk yang telah diciptakan itu.

Selain mengatasi pandemi melalui penelitian, pihaknya juga menggerakkan mahasiswa untuk memperluas cakupan vaksinasi, mitigasi bencana di berbagai daerah serta membantu pemerintah dalam menangani permasalahan pemulihan ekonomi.

“Saat ini kita menyelenggarakan program Belajar Merdeka Kampus Merdeka, itu salah satu tema utamanya pemulihan ekonomi di masa pandemi ini,” kata dia.

Baca juga: Kemendikbudristek dorong hilirisasi produk hasil penelitian PT vokasi

Nizam menjelaskan juga telah bekerja sama dengan Kementerian Sosial memberikan dana pada 5.400 mahasiswa pejuang merdeka untuk membantu pemulihan ekonomi di 540 kabupaten atau kota.

Kemendikbudristek turut menciptakan platform Kedaireka untuk memulihkan BUMNDES dan mengintegrasikan hasil temuan mahasiswa di perguruan tinggi dengan pemangku kepentingan.

“Itu salah satu upaya untuk memulihkan ekonomi. Juga dengan pemulihan perekonomian di desa- desa, kita ada program Wira Desa, program-program untuk KKN PHP2D untuk pembangunan desa secara holistik,” kata Nizam.

​​​​​​Baca juga: Produk satuan pendidikan vokasi dipromosikan melalui Garuda Shop

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemendikbud dorong ‘teaching factory’ di SMK Pusat Keunggulan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar