Laporan dari Kuala Lumpur

Malaysia - Singapura buka perbatasan 29 November

Malaysia - Singapura buka perbatasan 29 November

Arsip--Jalur yang menghubungkan Singapura dan Malaysia yang lengang setelah Malaysia memberlakukan "lockdown" guna mengatasi wabah virus corona (COVID-19), pada foto yang 18 Maret 2020. (ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar Su)

Pemerintah kedua negara juga telah setuju untuk menetapkan kuota harian tidak melebihi 1,500 orang pada tahap permulaan
Kuala Lumpur (ANTARA) - Malaysia dan Singapura akan membuka Jalur Perjalanan Lengkap Vaksin (VTL) pada 29 November 2021 karena vaksinasi di kedua negara sudah mencapai lebih dari 95 persen dari populasi orang dewasa.

"Pencapaian ini memberi peluang kepada kedua negara untuk membuka kembali perbatasan darat secara bertahap, aman, sistematik dan berkelanjutan," ujar pernyataan Kantor Perdana Menteri Malaysia, Rabu.

Peresmian VTL-Land, ujar dia, searah dengan VTL-Air yang bertujuan untuk meningkatkan lagi hubungan bilateral dan ekonomi antara kedua negara.

Selain pekerja VTL-Land, kedua negara itu  akan memberi kesempatan kepada rakyat Malaysia dan Singapura yang telah terpisah dengan keluarga akibat pandemik COVID-19 untuk bertemu kembali dengan orang-orang tersayang.

Baca juga: Luhut: Vaksinasi dosis dua RI masih tertinggal dari Singapura-Malaysia

"Inisiatif VTL-Land dilaksanakan untuk melancarkan pergerakan melintas perbatasan tanpa karantina yang mengintegrasikan protokol kesehatan, keamanan dan persetujuan Imigrasi," katanya.

Dia mengatakan mereka yang diizinkan mengambil bagian dalam VTL-Land adalah warga negara Malaysia dan Singapura termasuk penduduk tetap serta pemegang Pas Jangka Panjang Malaysia dan Singapura.

"Mereka wajib divaksin sepenuhnya dan bagi kanak-kanak di bawah umur 12 tahun yang tidak divaksin, mereka harus ditemani oleh ibu bapak atau penjaga yang telah lengkap divaksin," katanya.

Mereka yang layak adalah tergantung dari uji COVID-19 dan keperluan kesehatan terperinci yang ditentukan oleh negara masing-masing.

"Pada masa ini, VTLLand akan dibatasi kepada pengangkutan bus saja sebagai mekanisme kontrol dan moda pengangkutan lain akan didaftar secara bertahap," katanya.

Baca juga: Tiba dari Malaysia-Singapura, ratusan PMI dikarantina di RSKI Kepri

Layanan bus VTL-Land yang ditetapkan ke Singapura akan menggunakan Terminal Bus Larkin Sentral (Larkin Sentral) sebagai pusat turun dan naik penumpang di Malaysia manakala Terminal Queen Street (QST) sebagai pusat turun dan naik penumpang di Singapura.

"Pemerintah kedua negara juga telah setuju untuk menetapkan kuota harian tidak melebihi 1,500 orang pada tahap permulaan, dengan peningkatan dari Minggu ke Minggu," katanya.

Mereka yang masuk ke Malaysia menggunakan VTL-Land perlu mendaftar di https://mysafetravel.gov.my/ manakala mereka yang dari Malaysia ke Singapura, perlu membuat pendaftaran di https://go.gov.sg/vtl-portal.

"Pendaftaran ini adalah wajib sebelum pembelian tiket. Formulir tentang keperluan VTL-Land bisa didapati di https://www.miti.gov.my dan https://www.safetravel.ica.gov.sg/," katanya.

Baca juga: Malaysia dan Singapura akan kembali buka perbatasan untuk bisnis

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PM Malaysia janji lindungi TKI di Malaysia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar