Rembang gandeng pihak swasta agar berkontribusi pada lingkungan

Rembang gandeng pihak swasta agar berkontribusi pada lingkungan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto dalam sebuah acara bertema lingkungan di Rembang, Jawa Tengah, Kamis (25/11/2021). ANTARA/Lia Wanadriani Santosa/am.

Rembang, Jawa Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Rembang mengandeng pihak swasta agar bisa berkontribusi pada lingkungan salah satunya melalui pemberian bantuan bibit untuk menghijaukan lahan.

"Setelah kami identifikasi, kami rumuskan kami akan koordinasi agar perusahaan swasta yang di Rembang bisa memberikan kontribusi, paling tidak bantuan bibit untuk menghijaukan lahan yang di atas," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto dalam sebuah acara bertema lingkungan di Rembang, Jawa Tengah, Kamis.

Dwi mengatakan, selain membutuhkan upaya penghijauan wilayahnya juga berpotensi terkena bencana longsor dan abrasi khususnya di kawasan pantai.

"Bencana di Rembang kebanyakan bencana longsor, khususnya di pantai itu abrasinya cukup tinggi. Untuk itu penanganannya harus secara komprehensif. Kami mengidentifikasi potensi wilayah yang kemungkinan bisa terjadi bencana," kata dia.

Pemerintah kabupaten dan desa diajak bergerak bersama masyarakat untuk menyelamatkan lingkungan.

Selain itu, antisipasi bencana juga dilakukan yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah antara lain pegunungan di wilayah Selatan dan laut pada kawasan Utara.

"Di Rembang kecamatan sebelah selatan wilayah pegunungan, sebelah utara wilayah laut sehingga penanganannya dengan karakteristik berbeda termasuk masyarakatnya," kata Dwi.

Dia menuturkan, masyarakat yang belum menyadari bencana di depan mata mereka salah satunya banjir menjadi tantangan dalam upaya penanganan bencana di kawasannya.

Padahal bencana ini berpotensi menyebabkan masalah dalam distribusi kebutuhan pokok wilayah lain. Banjir di Kecamatan Lasem misalnya yang bisa menghambat pengiriman barang kebutuhan pokok di wilayah Pantura.

"Tantangannya terutama pada masyarakat belum sadar di depan mata kita mengenai bencana banjir. Lasem merupakan jalur Pantura, jalur negara, jalan Daendless yang menghambat transportasi mengirim barang-barang kebutuhan pokok di wilayah Pantura," demikian ujar Dwi.

Baca juga: "Eco Friendly" diusung pelopor makanan khas Jepang sambut Ramadhan

Baca juga: Anies ajak masyarakat rawat lingkungan sebagai budaya

Baca juga: Indonesia-Denmark perkuat kerja sama bangun pelayaran "hijau"


Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

“Tridaya” pamerkan karya foto jurnalistik ANTARA di Lasem, Rembang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar