Saham China dibuka melemah, lanjutkan kerugian dua sesi sebelumnya

Saham China dibuka melemah, lanjutkan kerugian dua sesi sebelumnya

Arsip Foto - Seorang pria yang mengenakan masker terlihat di dalam gedung Bursa Efek Shanghai, saat negara itu dilanda wabah virus corona baru, di distrik keuangan Pudong di Shanghai, Cina, Jumat (28/2/2020). ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Beijing (ANTARA) - Saham-saham China dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi, melanjutkan kerugian dua sesi sebelumnya ketika kasus COVID-19 domestik dan varian virus corona baru yang mungkin resisten terhadap vaksin membebani sentimen investor, dengan saham-saham terkait semikonduktor dan energi memimpin penurunan.

Indikator utama pasar saham China, Indeks Komposit Shanghai dibuka merosot 0,99 persen menjadi diperdagangkan di 3.528,67 poin, sedangkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China juga dibuka 0,96 persen lebih rendah menjadi diperdagangkan di 14.635,48 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang melacak saham perusahaan-perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan (start-up) di papan perdagangan bergaya Nasdaq China, dibuka melemah 0,38 persen menjadi diperdagangkan pada 3.455,61 poin.

Baca juga: Saham Australia anjlok ke terendah 2 bulan tertekan varian Omicron
Baca juga: Minyak kurangi kerugian akhir pekan, fokus penyebaran varian Omicron
Baca juga: Pasar uang pulih dari Omicron, analis ingatkan akan banyak volatilitas

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar