Bulu tangkis

Atlet debutan para-badminton Indonesia di AYPG 2021 lolos klasifikasi

Atlet debutan para-badminton Indonesia di AYPG 2021 lolos klasifikasi

Atlet para-bulu tangkis Indonesia, Anisa Fitriyani (kiri) saat menjalani proses klasifikasi dari BWF di Bahrain, Senin (29/11/2021). Kegiatan ini dilakukan sebagai syarat sebelum Anisa debut dalam ajang Asian Youth Para Games (AYPG) di Manamah, Bahrain pada 2-6 Desember 2021. (ANTARA/HO-NPC Indonesia)

Kami bersyukur atlet para-bulu tangkis kita yang baru pertama kali menjalani klasifikasi internasional semuanya dinyatakan lulus
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak tiga atlet debutan para-badminton Indonesia di Asian Youth Para Games (AYPG) 2021 yakni, Muhammad Fajri Ibrahim, Tegar Santoso, dan Anisa Fitriyani lolos dan kini memiliki sertifikat klasifikasi internasional dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Ketiga atlet harus menjalani proses klasifikasi karena gelaran AYPG di Manamah, Bahrain pada 2-6 Desember 2021 merupakan penampilan pertama mereka dalam ajang internasional.

Muhammad Fajri Ibrahim masuk dalam klasifikasi SL4 yakni untuk atlet-atlet yang memiliki hambatan ringan di area ekstremitas bawah atau kaki. Sementara Tegar dan Anisa masuk klasifikasi SU5 yaitu, atlet yang memiliki hambatan ringan di tangan.

“Kami bersyukur atlet para-bulu tangkis kita yang baru pertama kali menjalani klasifikasi internasional semuanya dinyatakan lulus sesuai dengan kategorinya masing-masing. Hasil ini sesuai dengan yang kita harapkan,” kata Manajer Tim Para-badminton Indonesia, Jarot Pranowo dalam keterangan resminya, Selasa.

Jarot menjelaskan selama mengikuti klasifikasi, atlet harus menjalani serangkaian tes dari tim medis BWF. “Setiap atlet harus menjalani tes untuk menilai gerakan, respon, reaksi dan kekuatan otot. Dari tes itulah baru ditetapkan kategori yang akan diikuti atlet tersebut,” ujar Jarot menambahkan.

Baca juga: Indonesia kirim 35 atlet ke Asian Youth Para Games 2021 di Bahrain

Awalnya klasifikasi atlet untuk cabang olahraga para-bulu tangkis AYPG 2021 dijadwalkan berlangsung pada 1 Desember, namun jadwal tersebut maju dan dilaksanakan pada 29 November.

“Kami tidak keberatan dengan majunya jadwal klasifikasi tersebut karena semua atlet sudah siap untuk mengikuti klasifikasi kapan pun diadakan. Tim dokter kontingen juga telah mempersiapkan formulir yang sudah diisi oleh atlet,” kata Jarot.

Sementara itu, Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Edward Hutahayan, mengatakan proses klasifikasi ini menjadi awal bagi ketiga atlet untuk berkiprah di level internasional. "Ini berjalan sesuai dengan harapan kami. Kedepan saya berharap atlet tetap fokus mempersiapkan diri untuk bertanding,” kata Edward.

Guna menjaga semangat atlet menjelang pertandingan, semua kontingen saling memberi dukungan. “Setiap hari saya dan ofisial selalu memberi dukungan dan semangat kepada atlet supaya tidak jenuh dan tetap konsentrasi. Pemberian vitamin juga rutin dilakukan setiap hari,” ujar Edward menambahkan.

Para-bulu tangkis Indonesia mengirimkan enam wakil. Selain Muhammad Fajri Ibrahim, Tegar Santoso, dan Anisa Fitriyani, ada juga Adinda Nugraheni, Warining Rahayu, serta Hikmat Ramdani. Mereka akan mulai bertanding pada enam nomor pada babak penyisihan grup pada 2 Desember 2021.

Baca juga: NPC Indonesia berharap atlet muda timba pengalaman pada AYPG Bahrain
Baca juga: NPC Indonesia telah siapkan roadmap pembinaan jangka panjang
Baca juga: NPC Indonesia: Bersama presiden rayakan keberhasilan Peparnas Papua

 

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar