42 kasus COVID-19 Omicron dikonfirmasi di 10 negara Uni Eropa

42 kasus COVID-19 Omicron dikonfirmasi di 10 negara Uni Eropa

Ilustrasi - Jarum suntik medis dan dua botol terlihat di depan teks Omicron COVID-19 di latar belakang. ANTARA/Pavlo Gonchar / SOPA Images via Reuters/Sipa USA/pri.

Untuk evaluasi tentang apakah (Omicron) dapat lolos dari kekebalan, kami masih harus menunggu sampai dilakukan pemeriksaan di laboratorium
Brussels (ANTARA) - Sebanyak 42 kasus COVID-19 varian Omicron telah dikonfirmasi di 10 negara Uni Eropa, seperti diungkapkan oleh kepala badan kesehatan masyarakat Uni Eropa, Selasa.

Otoritas di Uni Eropa sedang menganalisis enam kasus "potensial" lainnya, kata Andrea Ammo, pimpinan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) saat konferensi pers virtual yang diselenggarakan oleh Slovenia yang menjabat kursi kepresidenan Uni Eropa.

Ia mengatakan kasus-kasus terkonfirmasi itu merupakan gejala ringan atau tanpa gejala, meski terjadi pada kelompok usia yang lebih muda.

"Untuk evaluasi tentang apakah (Omicron) dapat lolos dari kekebalan, kami masih harus menunggu sampai dilakukan pemeriksaan di laboratorium dengan menggunakan serum dari penyintas. Diperkirakan hasil pemeriksaan diperoleh dalam beberapa pekan," katanya.

Sumber: Reuters

Baca juga: Uni Eropa: Vaksin COVID untuk Omicron dapat disetujui dalam 3-4 bulan
Baca juga: Kasus varian Omicron Prancis ditemukan di Pulau La Reunion

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

G-20 dan Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar