Jatim menumbuhkan ekonomi melalui "Bussines Forum-One on One Meeting"

Jatim menumbuhkan ekonomi melalui "Bussines Forum-One on One Meeting"

Para pembicara 'Business Forum' yang digelar DPM-PTSP Jatim sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat. ANTARA/HO-DPMPTSP Jatim

Kegiatan ini mempertemukan pengusaha, kepala daerah, dan calon investor.
Surabaya (ANTARA) - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Jawa Timur (Jatim) terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, salah satunya melalui "Bussines Forum" dan "One on One Meeting".

"Kegiatan ini mempertemukan pengusaha, kepala daerah, dan calon investor," kata Kepala DPM-PTSP Jatim Aris Mukiyono, di Surabaya, Selasa.

Pada kegiatan tersebut, terdapat empat daerah yang memaparkan peluang dan potensi bagi investor, yakni Kabupaten Ngawi, Kabupaten Malang, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Lamongan.

Menurut Aries, forum tersebut menjadi kesempatan bagi kepala daerah mempromosikan potensi di depan 250 pengusaha yang hadir secara daring maupun luring.

"Mereka merupakan penanam modal dalam negeri dan penanam modal asing. Seperti pengusaha dari Bekasi, Jakarta, Jepang, serta Amerika Serikat," ujar dia.

Pada kesempatan tersebut, profil Ngawi disampaikan Bupati Ony Anwar Harsono yang menyampaikan tiga proyek siap untuk dimanfaatkan, yakni Kawasan Industri Ngawi, Ngawi Planetarium Agro Park, dan kawasan tradisional kepatihan.
Baca juga: Pelaku usaha Malaysia bidik investasi industri halal di Jatim
Baca juga: Pemprov Jatim-GDTC Maroko sepakat kerja sama senilai Rp8,5 triliun



Berikutnya, Lamongan oleh Bupati Yuhronur Efendi yang memaparkan potensi perdagangan, pertanian serta jasa.

Kabupaten Malang yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Suwadji menjelaskan tentang potensi wisata pada jalur lintas selatan, serta Malang sebagai penopang wisata alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Berikutnya, Sidoarjo yang disampaikan Bupati Ahmad Muhdlor menyampaikan potensi kerja sama pada penyediaan air bersih, akses yang mudah dan memiliki bandara.

Selain itu, pada waktu sama juga dilakukan forum "One on One Meeting", yaitu pertemuan antara pemerintah daerah dan investor.

Forum ini, kata Aries, lebih detail, intens, dan peluang penjajakan kerja samanya lebih besar, sebab banyak investor tertarik menjajaki berinvestasi.

Beberapa di antaranya Investor Mizuho Bank dari Tokyo, Jepang yang tertarik dengan iPRO (Investment Project Ready to Offer) pembangunan PLTM Minihidro Sumberarum, Bojonegoro.

Lalu ada juga PT Griya Cipta Indonesia yang tertarik pada Kampung Kopi Penggung di Kabupaten Pacitan.

Aris Mukiyono juga menegaskan program tersebut merupakan komitmen DPM-PTSP dalam memberi layanan terbaik pada bidang investasi, termasuk memberi kemudahan dan transparansi pada sektor perizinan.

"Harapan kami, forum ini membawa manfaat pada pencapaian investasi di daerah, provinsi, dan memberi kontribusi pada pemulihan ekonomi nasional," ujar dia pula.
Baca juga: Jatim kerja sama bilateral dengan Denmark di bidang investasi
Baca juga: KKP ajak investor buka tambak udang di Pasuruan Jatim

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jambi-Jatim jalin kerja sama misi dagang dan investasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar