Ketersediaan beras 2021 dijamin lewat penyerapan produksi nasional

Ketersediaan beras 2021 dijamin lewat penyerapan produksi nasional

Arsip Foto - Presiden Joko Widodo berbincang dengan Direktur Utama Bulog Budi Waseso saat meninjau Pergudangan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk memastikan stok beras nasional di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (21/7/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/aa.

Izin yang kita terbitkan selama tahun 2019, 2020 dan 2021 relatif sangat kecil dan hanya untuk keperluan khusus yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan menjamin ketersediaan kebutuhan beras nasional melalui optimalisasi serapan Perum Bulog untuk gabah dan beras petani sepanjang 2021, sehingga izin impor beras umum terakhir kali diterbitkan adalah pada 2018, untuk keperluan cadangan beras pemerintah.

“Izin yang kita terbitkan selama tahun 2019, 2020 dan 2021 relatif sangat kecil dan hanya untuk keperluan khusus yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri," kata Mendag lewat keterangannya diterima di Jakarta, Rabu.

Beras tersebut antara lain beras khusus untuk keperluan hotel, restoran, kafe (horeka), dan warga negara asing yang tinggal di Indonesia, seperti Basmati, Japonica, Hom Mali, beras khusus untuk keperluan penderita diabetes seperti beras kukus, dan beras pecah 100 persen untuk keperluan bahan baku industri.

Pada 2019, 2020 dan 2021, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan tidak menerbitkan izin impor beras untuk keperluan umum.

Menurut Mendag, Pemerintah akan selalu menjaga kekuatan stok beras nasional untuk menjaga keseimbangan dan ketersediaan pasokan beras di pasar, terutama di saat pandemi COVID-19 yang masih berkepanjangan, dengan selalu memberikan perlindungan bagi petani dan penyerapan hasil produksi dalam negeri.

Selain itu, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan akan selalu berupaya untuk menjaga stabilitas harga melalui kebijakan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH), terutama saat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

“Untuk itu, Kementerian Perdagangan akan selalu berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan perberasan dalam menjamin ketersedian dan stabilisasi harga,” ujar Mendag.


Baca juga: Presiden Jokowi : RI belum impor beras sama sekali di 2021

Baca juga: Kemendag tak terbitkan izin impor beras umum selama tahun 2021

Baca juga: DPR berharap pemerintah penuhi komitmen tak impor beras

Baca juga: Mendag: Stok beras cukup, tak ada impor


Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar