Paris (ANTARA News/AFP) - Jose Mourinho memang tengah mengincar kejayaan bersama Real Madrid di ajang Liga Champions, tetapi aura kehebatannya juga masih dapat dirasakan di Liga Europa pada Kamis (Jumat WIB) ketika mantan klubnya Porto akan menghadapi Villarreal di babak semifinal.

Porto yang baru saja meraih gelar juara Liga Portugal, dengan mengungguli Benfica dengan selisih 19 poin, tercatat belum pernah kalah dalam pertandingan-pertandingan liga Europa musim ini.

Sembilan tahun lalu, Porto berhasil menyingkirkan klub Italia Lazio pada babak ini dan pada babak finalnya mereka mengalahkan Celtic dalam sebuah pertandingan seru dan mendebarkan untuk menjadi juara Piala UEFA, kompetisi sebelum Liga Europa, saat itulah nama Mourinho untuk pertama kalinya bersinar sebagai seorang pelatih.

Satu tahun kemudian, Mourinho membuat reputasinya semakin membumbung dengan membawa Porto menjadi juara Liga Champion setelah mengalahkan Monaco.

Sejak saat itu nama Mourinho terus melesat, bersama Chelsea, kemudian Inter Milan dan saat ini Real, Sementara Porto harus puas dengan mendominasi liga domestik.

Tetapi sekarang mereka sekali lagi mampu berada di puncak Liga Europa bersama pelatih Andre Villas Boas (33)yang juga adalah mantan asisten Mourinho.

Setelah menyingkirkan Spartak Moscow 10-3 secara agregat dalam dua pertandingan perempat final, Porto akan mencoba peruntungan mereka menghadapi Villarreal pada leg pertama Kamis nanti.

Tetapi prestasi lawan mereka dari Spanyol itu juga tak kalah meyakinkan karena mereka sebelumnya juga berhasil menyingkirkan Twente dari Belanda dengan skor telak 8-2 secara agregat.

Selagi Porto dan Villarreal saling menyingkirkan, sebuah sejarah kecil juga akan tercipta ketika Benfica berhadapan dengan Sporting Braga dalam sebuah pertandingan semi final turnamen UEFA yang untuk pertama kalinya mempertemukan dua tim yang sama-sama dari Portugal.

Benfica, yang sebagaimana halnya dengan Porto telah memenangi Liga Champion dua kali, menyingkirkan PSV Eindhoven di perempat final, sementara Braga, setelah sebelumnya menyingkirkan Liverpool, di babak perempat final menyisihkan Dynamo Kiev dalam sebuah gol tandang.

Seandainya Porto bisa mengalahkan Vilarreal untuk mencapai babak final, maka perang saudara antar dua tim Portugal di babak final dipastikan akan terjadi, dan kejadian seperti itu merupakan untuk yang ketujuh kalinya terjadi sepanjang sejarah Piala UEFA dimana pertandingan babak final Piala UEFA mempertemukan dua klub dari satu negara yang sama.

Hal itu dimulai oleh Tottenham pada 1972 yang menang atas Wolves, dan terakhir kali adalah pada 2007 ketika Sevilla berhasil mengalahkan Espanyol.(*)

(H-OKS/I015)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011