Yellow Claw gandeng penyanyi Indonesia Syaqish rilis "Twitter"

Yellow Claw gandeng penyanyi Indonesia Syaqish rilis "Twitter"

Duo musik elektronik Yellow Claw (ANTARA/Ho)

Jakarta (ANTARA) - Ikon musik elektronik asal Belanda Yellow Claw menggandeng penyanyi pendatang baru Indonesia, Syaqish untuk merilis lagu "Twitter".

Selama pandemi COVID-19 berlangsung, Yellow Claw memilih untuk menjalani hari-harinya di Indonesia dan melakukan beberapa kolaborasi dengan beberapa musisi tanah air seperti Ramengvrl dan SIHK dalam "Bass God", Sara Fajira di "D.R.U.G.S" dan bersama Weird Genius di "HUSH" featuring Reikko yang masuk salah satu nominasi AMI tahun ini.

Baca juga: Kolaborasi Sara Fajira dan Yellow Claw dalam "DRXGS"

Kali ini pun, Yellow Claw memperkenalkan seorang penyanyi sekaligus penulis lagu Syaqish asal Jakarta.

Lagu "Twitter" masuk dalam mini album "The Black Delorean Project" yang akan rilis pada 10 Desember, di bawah payung Barong Family yang merupakan salah satu label musik EDM terbesar di industri ini.

Selain "Twitter", dalam mini album ini terdapat lagu tunggal lain yang berjudul "Trap Anthem".

Baca juga: Reikko ceritakan "toxic relationship" lewat "Problems"
 
Penyanyi pendatang baru Syaqish berkolaborasi dengan grup musik Yellow Claw (ANTARA/Ho)



"Rilisan kali ini menandai perjalanan karir Yellow Claw yang utuh. Bukan saja untuk kembali menunjukkan karya lagu-lagu trap Yellow Claw yang sudah melambungkan namanya, tapi juga sebagai statement bahwa 'Black Delorean' adalah inti dari semuanya," ujar isi pernyataan Yellow Claw dikutip pada Jumat.

​​​​​​Yellow Claw baru saja menyelesaikan serangkaian pertunjukan di Amerika Serikat dan Eropa, mini album Yellow Claw yang akan datang ini sekaligus menghantarkan mereka ke sebuah festival yang diadakan di Lollapalooza.

Baca juga: Weird Genius rilis "Hush", lagu kolaborasi dengan Yellow Claw

Sampai saat ini, Yellow Claw telah mengumpulkan lebih dari satu miliar stream di musik mereka, tampil di festival dan klub serta bekerja dengan beberapa pemain terbesar di industri musik elektronik.

Kolaborasi mereka dengan DJ Snake, Steve Aoki, Krewella, Gucci Mane dan Tinashe, menghasilkan hits global seperti "DJ Turn It Up", "Do You Like Bass" dan "Till It Hurts" yang meledak di klub-klub dunia hingga saat ini.


Baca juga: Weird Genius segera luncurkan karya kolaborasi dengan DJ internasional

Baca juga: Band virtual "Fiasco" kisahkan makna hidup lewat album "Unbroken"

Baca juga: Grup band funkymonkey debut lewat single "Tinggalkan Saja"

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

MGPA apresiasi pujian pembalap WSBK tentang Sirkuit Mandalika

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar