Sri Lanka identifikasi pasien pertama Omicron

Sri Lanka identifikasi pasien pertama Omicron

Seorang wanita tua menerima dosis vaksin Sinopharm di rumahnya dari unit vaksinasi mobile Angkatan Darat Sri Lanka terhadap penyakit virus corona (COVID-19) di Kolombo, Sri Lanka, Selasa (14/9/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Dinuka Liyanawatte/FOC/sa/aa.

Kewaspadaan kami membuahkan hasil, kami dapat mengidentifikasi pasien Omicron usai melakukan uji laboratorium pengurutan genom.
Kolombo (ANTARA) - Otoritas kesehatan Sri Lanka pada Jumat mengatakan telah mengidentifikasi pasien pertama COVID-19 Omicron  di negara tersebut.

Kementerian Kesehatan menyebutkan varian baru itu dijumpai pada seorang warga yang baru saja kembali dari Afrika Selatan.

"Kewaspadaan kami membuahkan hasil, kami dapat mengidentifikasi pasien Omicron usai melakukan uji laboratorium pengurutan genom. Kita tidak perlu panik menyikapi hal ini. Kami sedang menangani situasi ini," kata wakil direktur layanan kesehatan Dr. Hemantha Herath kepada awak media.

Pada Kamis (2/12) Sri Lanka mencatat tambahan 735 kasus dan 27 kematian COVID-19.

Hampir 10.000 pasien COVID-19 kini dalam perawatan, dengan jumlah keseluruhan kasus mencapai 565.471.

Sumber: Reuters

Baca juga: Sri Lanka larang masuk pelancong dari enam negara Afrika terkait COVID
Baca juga: Peti kardus jadi opsi mengkremasi korban COVID-19 di Sri Lanka

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Banjir dahsyat di Sri Lanka tewaskan 12 orang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar