Polda Metro pastikan tidak ada jajaran sowan ke ormas

Polda Metro pastikan tidak ada jajaran sowan ke ormas

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan (depan, kedua dari kiri) dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (depan, kedua dari kanan) memberikan keterangan terkait penangkapan anggota Pemuda Pancasila (PP) dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis (25/11). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat.

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya memastikan tidak ada jajaran anggota sowan atau menghadap ke organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terindikasi melanggar hukum sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo.

"Arahan Presiden artinya kan itu menjadi tanggung jawab kita di Polda Metro Jaya juga untuk melaksanakan tapi Polda Metro Jaya kan sudah melaksanakan itu jauh hari sebelumnya. Tidak ada kita yang sowan-sowan ke ormas," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Pemkot Jakbar tindaklanjuti temuan maraknya bendera ormas di Kembangan
 
Zulpan juga mengatakan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran sudah jauh-jauh hari menyampaikan hal senada kepada seluruh jajaran.
 
"Saya rasa itu hal benar. Kapolda sampaikan berulang kali di Polda Metro dalam rangka penegakan hukum berkeadilan tak perlu sowan-sowan ke ormas, buat apa? kalau ormas salah ya tindak," ujarnya.

Zulpan menuturkan bukti penerapan arahan Presiden Jokowi dan Irjen Pol Fadil Imran sudah diperlihatkan saat Polda Metro Jaya menindak ormas Pemuda Pancasila (PP) yang membuat kericuhan saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI pada beberapa hari lalu.

"Pemuda Pancasila salah ya kami tindak. FBR salah ditindak, tak perlu sowan-sowan," ujar Zulpan.

Baca juga: Satpol PP siap tertibkan atribut ormas langgar aturan

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah Tahun 2021 Kabupaten Badung, Bali, mengaku heran dengan langkah beberapa kapolda dan kapolres yang sowan ke ormas saat baru menjabat.
 
"Saya sudah lama sekali ingin menyampaikan ada kapolda baru, ada kapolres baru, malah datang kepada sesepuhnya ormas yang sering membuat keributan. Benar ini?," kata kata Presiden Jokowi di Bali, Jumat.

"Saya tanya ke Kapolres, kenapa bapak melakukan ini? Supaya kotanya kondusif. Tapi apakah cara itu betul? Hati-hati jangan menggadaikan kewibawaan dengan sowan kepada pelanggar hukum. Banyak ini saya lihat. saudara-saudara harus memiliki kewibawaan. Polri harus memiliki kewibawaan," tegas Presiden.

Baca juga: Atribut ormas diturunkan Satpol PP di Cilandak Jakarta Selatan

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar