Disdukcapil Barito Selatan dukung percepatan vaksinasi COVID-19

Disdukcapil Barito Selatan dukung percepatan vaksinasi COVID-19

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Barito Selatan, Nyamei Tumbai. ANTARA/Bayu Ilmiawan.

pengurusan dokumen kependudukan wajib memperlihatkan sertifikat telah mengikuti vaksin COVID-19
Buntok (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, membuat surat imbauan dalam upaya mendukung percepatan program vaksinasi COVID-19 di wilayah setempat.

Imbauan berisi pengurusan dokumen kependudukan wajib memperlihatkan sertifikat telah mengikuti vaksin COVID-19, kata Kepala Disdukcapil Barito Selatan (Barsel) Nyamei Tumbai di Buntok, Jumat.

"Atau setidaknya menunjukkan scan telah divaksinasi melalui aplikasi pedulilindungi. Ini untuk mendukung semakin optimalnya vaksinasi di Barito Selatan," ucapnya.

Apabila ada warga yang ingin mengurus dokumen kependudukan belum divaksin, lanjut dia, dipersilahkan menghubungi keluarga atau teman yang sudah divaksin untuk mengurus dokumen kependudukannya.

"Sedangkan yang bersangkutan yang masih belum divaksin menunggu di luar ruang pelayanan Disdukcapil Barito Selatan," ucap Nyamei.

Dikatakannya, kalau memang keluarga atau teman yang bersangkutan masih belum divaksin, maka pelayanan kependudukan tetap dilayani dengan cara petugas loket mengambil persyaratan dan memproses dokumen kependudukan yang mau diurus tersebut dari luar kantor, dan yang bersangkutan tetap menunggu di luar ruang pelayanan

Artinya lanjut dia, ada atau tidak adanya sertifikat vaksin tersebut, pelayanan dokumen kependudukan tetap dilayani pihaknya, namun bagi mereka yang belum divaksin dipersilahkan menunggu di luar ruang pelayanan.

"Selain itu, sertifikat vaksinasi itu bukan menjadi syarat dalam pengurusan dokumen, akan tetapi hanya bersifat imbauan untuk mendukung percepatan program vaksinasi di Barito Selatan ini," katanya.

Menurut dia, hal itu mengingat, berdasarkan informasi, pencapaian vaksinasi di Barito Selatan sampai saat ini baru  54 persen padahal hingga akhir Desember ditargetkan sudah tercapai minimal 70 persen.

"Jadi, sekali lagi saya sampaikan, memperlihatkan sertifikat atau bukti vaksin bukan syarat dalam kepengurusan dokumen kependudukan, dan itu hanya imbauan dalam upaya mendukung percepatan program vaksinasi di Barito Selatan dan selain itu juga mendukung Peraturan Presiden Nomor 14/2021," kata Nyamei Tumbai.
Baca juga: 168 orang di Rutan Buntok terkonfirmasi positif COVID-19
Baca juga: 12 PPDP Barito Selatan dinyatakan reaktif COVID-19
Baca juga: Gugus Tugas Tabalong-Barito Selatan miliki ambulans standar COVID-19

Pewarta: Kasriadi/Bayu Ilmiawan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Batang luncurkan 3 aplikasi administrasi kependudukan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar