Beasiswa mahasiswa Morowali Utara untuk memotivasi selesaikan kuliah

Beasiswa mahasiswa Morowali  Utara untuk memotivasi selesaikan kuliah

Bupati Morut dr. Delis Julkarson Hehi. ANTARA/HO-Media Center Pemkab Morut

merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Morut (Morowali Utara) kepada mahasiswa asal Morut dan juga untuk membantu meringankan beban orang tua mereka
Morowali Utara (ANTARA) - Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi berharap program beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa asal daerahnya yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di seluruh di Indonesia dapat memotivasi untuk menyelesaikan kuliahnya.

"Beasiswa tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Morut (Morowali Utara) kepada mahasiswa asal Morut dan juga untuk membantu meringankan beban orang tua mereka sehingga mereka termotivasi dan semangat menyelesaikan studinya,"katanya, Jumat.

Ia menyebut dari 12 kabupaten dan satu kota di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), hanya Pemerintah Kabupaten Morut yang memberikan beasiswa kepada seluruh mahasiswa.

Untuk tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Morut akan menyalurkan beasiswa kepada sekitar 3.000 mahasiswa paling lambat 15 Desember.

Dana beasiswa itu bersumber dari APBD Perubahan Kabupaten Morut tahun anggaran 2021.

"Program beasiswa akan dilanjutkan setiap tahun guna mewujudkan masyarakat Morut yang sehat, cerdas dan sejahtera. Tahun depan sudah dianggarkan lagi dalam APBD 2022 sekitar Rp11 miliar untuk program beasiswa ini,"ujarnya.

Penanggungjawab penyalur beasiswa bagi mahasiswa asal Morut pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Morut Juber Habibu menerangkan hingga saat ini mahasiswa sudah terdaftar dan memenuhi syarat untuk memperoleh beasiswa tahun 2021 mencapai 3.247 orang.

Ia mengatakan nominal beasiswa yang diberikan senilai Rp2 juta yang diperuntukkan bagi mahasiwa yang menempuh program pendidikan Strata 1 (S1) hingga program pendidikan doktoral (S3).

"Kebijakan itu sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa (Kemendikbud), beasiswa itu dapat diberikan hanya kepada mahasiswa yang sudah kuliah maksimum delapan semester,"ujarnya.

Namun karena dampak pandemi COVID-19, Pemkab Morut memberi kebijaksanaan untuk menyalurkan beasiswa itu kepada mahasiswa yang sudah kuliah 10 semester namun belum menyelesaikan studinya.

"Berarti mahasiswa yang memulai studinya tahun 2017 akan mendapatkan beasiswa program Morut Sehat Cerdas dan Sejahtera (SCS) ini, sedangkan yang 2016 ke bawah, akan diberikan bantuan penyelesaian studo mulai tahun anggaran 2022,"terangnya.

Ia menjelaskan, dari 3.247 mahasiswa yang tercatat saat ini, terdapat 208 orang mahasiswa angkatan 2016 ke bawah. Mereka akan diberikan bantuan dana penyelesaian studi senilai Rp2,5 juta per mahasiswa yang akan disalurkan mulai tahun 2022.
Baca juga: Pemkab Morowali Utara minta warga abaikan hoaks soal vaksin COVID-19
Baca juga: Wisata Morowali Utara, Bakal ada kapal Pinisi di atas Teluk Tomori
Baca juga: Sembilan dari 10 kecamatan di Kabupaten Morut zona merah COVID-19


Pewarta: Muhammad Arshandi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wapres: Persoalan lahan huntap di Palu segera selesai akhir Februari

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar