Akuatik

Azzahra yakin keterlibatan perempuan di dunia olahraga makin meningkat

Azzahra yakin keterlibatan perempuan di dunia olahraga makin meningkat

Atlet renang putri Riau Azzahra Permatahani memacu kecepatan saat bertanding pada babak final Renang 400 meter Gaya Ganti Perorangan Putri PON Papua di Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (9/10/2021). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/YU

Saya yakin keterlibatan wanita di olahraga akan makin meningkat pada masa mendatang
Jakarta (ANTARA) - Perenang Indonesia Azzahra Permatahani meyakini keterlibatan perempuan dalam dunia olahraga akan makin meningkat seiring dengan hadirnya berbagai program yang dilakukan Komisi Wanita dan Olahraga Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

"Saya sangat bangga dan mengapresiasi inisiatif dari Komisi Women in Sport karena program komisi dapat meningkatkan partisipasi wanita di olahraga, tidak hanya sebagai atlet tapi juga sebagai pelatih dan pengurus," kata Azzahra, belum lama ini, seperti dilansir situs resmi KOI.

"Saya yakin keterlibatan wanita di olahraga akan makin meningkat pada masa mendatang," ujar wakil Indonesia yang berlaga pada nomor 400m gaya ganti perorangan putri di Olimpiade Tokyo 2020 itu menambahkan.

Baca juga: Fadlan dan Azzahra terhenti di babak penyisihan Olimpiade Tokyo

Sementara itu, anggota Komisi Women in Sport KOI, Shelly Selowati, juga mengungkapkan bahwa perempuan harus saling mendukung satu sama lain dalam meningkatkan peran kaum hawa dalam olahraga.

Shelly berbagi pengalaman sebagai anggota Komite Eksekutif Konfederasi Tinju Asia (ASBC) dan anggota Dewan Direksi Asosiasi Tinju Amatir Internasional (AIBA).

"Saya ada di federasi tinju internasional yang semua anggotanya pria. Di sini tantangannya, bagaimana saya sebagai perempuan bisa eksis pada cabang olahraga ini hingga saat ini saya menjabat sebagai anggota Dewan Direktur AIBA," ujar Shelly.

Baca juga: Azzahra, gadis milenial Pekanbaru kejar prestasi di Olimpiade Tokyo

"Kita harus tulus, kita harus menguasai, dan harus menolong sesama wanita. Jangan sikut-menyikut. Ini adalah masalah mendasar di Indonesia, orang tidak suka melihat orang lain lebih maju. Itulah yang ingin kami patahkan," kata Shelly menambahkan.

Shelly mengungkapkan keinginannya untuk melihat Indonesia maju, terutama perempuan Indonesia. "Tapi tujuannya harus Indonesia, supaya bendera Merah Putih berkibar di luar sana. Ini tentunya dimulai dari pribadi. Kita semua bisa berkarya."

Shelly menambahkan bahwa Komisi Women in Sport terbuka bagi seluruh wanita yang ingin meningkatkan kemampuan. Dia mengundang para perempuan yang berkarier di olahraga untuk memberi masukan kepada komisi jika mereka membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan.

Baca juga: Mantan atlet: PON Papua berdampak positif terhadap Indonesia Timur

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

20 tahun hilang, BP2MI pulangkan perempuan yang disekap di Malaysia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar