Kabinda Bali minta masyarakat tak terpengaruh hoaks terkait vaksin

Kabinda Bali minta masyarakat tak terpengaruh hoaks terkait vaksin

Masyarakat mengikuti vaksinasi massal di di Masjid Al-Ihsaan Inna Grand Bali Beach Sanur, Bali, Sabtu (4/12/2021). ANTARA/Handout/aa.

masih ada yang belum vaksin apalagi di wilayah Jembrana, kami cari dari rumah ke rumah
Denpasar (ANTARA) - Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Bali Brigjen Pol.Hadi Purnomo meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dengan beredarnya hoaks di media sosial terkait vaksin COVID-19.
 
"Dari banyaknya masyarakat yang sudah tervaksin, masih ada yang belum vaksin apalagi di wilayah Jembrana, kami cari dari rumah ke rumah, sulit juga selain bekerja sebagai nelayan dan ada juga yang termakan hoaks soal vaksin. Vaksin ini halal karena Presiden saja sudah vaksin jadi masyarakat juga harus vaksin," ucap Hadi Purnomo saat ditemui dalam kegiatan vaksinasi di Masjid Al-Ihsaan Inna Grand Bali Beach Sanur, Bali, Sabtu.

Ia mengatakan dengan beredarnya informasi di media sosial yang belum tentu valid selama ini, jadi diharapkan masyarakat kedepannya dapat memilih informasi tersebut dan tidak langsung mempercayai hoaks terkait vaksinasi COVID-19.
 
Menurutnya, menurunnya kepercayaan masyarakat terkait vaksinasi COVID menjadi kendala untuk menemukan masyarakat yang belum divaksin.
 
"Misalnya ketika melaksanakan vaksin di Kabupaten Jembrana. Petugas harus pontang-panting mencari warga yang belum tervaksin oleh karena mendengar informasi hoaks tentang vaksin COVID-19 tersebut," ucapnya.
 
Selain itu, beberapa masyarakat yang belum tervaksin dominan merupakan pendatang dan bertempat tinggal di wilayah perumahan-perumahan kelas ekonomi ke bawah, mulai dari pemulung hingga pedagang kaki lima.
 
“Kalau dilihat banyak pendatang-pendatang yang masuk wilayah Bali ini. Ya seperti di Denpasar kemarin juga di Jembrana kemarin juga cukup masif sekali, banyak sekali ya masyarakat yang belum tervaksin atau tertinggal,” kata Hadi.
 
Sebelumnya, pemerintah pusat menargetkan sasaran vaksinasi sebanyak 13.600 orang, untuk bulan Desember 2021. Pada bulan November lalu, BIN Bali menuntaskan vaksinasi melebihi target 3.000 orang menjadi 3.200 orang.
Baca juga: Dinkes Bali: 387 ribu siswa SD jadi sasaran vaksinasi COVID-19
Baca juga: Swasta ikut kebut vaksinasi di luar Jawa-Bali
Baca juga: Kejari Karangasem terima pelimpahan 22 tersangka pemalsu surat vaksin

 
 

Pewarta: Ayu Khania Pranishita
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Hoaks Atau Benar - Tentang UAS yang ditangkap dan KK seukuran KTP

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar