Saham Australia datar, komentar menkeu imbangi kekhawatiran Omicron

Saham Australia datar, komentar menkeu imbangi kekhawatiran Omicron

Seorang pria tengah memantau layar utama pergerakan saham Australian Securities Exchange, di Sydney, Australia. ANTARA/REUTERS/am.

Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia dibuka hampir datar pada perdagangan Senin, karena pernyataan Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg bahwa negara itu akan menaikkan perkiraannya untuk pertumbuhan ekonomi 2022 mengimbangi kekhawatiran tentang varian virus corona Omicron.

Indeks acuan S&P/ASX 200 di Bursa Efek Australia turun tipis 0,02 persen menjadi diperdagangkan di 7.241,20 poin pada pukul 11.48 GMT. Indeks acuan telah menguat 0,2 persen pada Jumat (3/12).

Frydenberg mengatakan pada Minggu (5/12) bahwa Australia akan menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2022 pada tinjauan anggaran pertengahan tahun, menambahkan bahwa terlalu dini untuk memperkirakan dampak dari Omicron.

Varian Omicron menyebar di Australia pada Sabtu (4/11), dengan klaster di Sydney meningkat menjadi 13 kasus dan dugaan infeksi di negara bagian Queensland, membuat beberapa pemerintah negara bagian dan teritori memperketat kontrol perbatasan domestik mereka.

Saham raksasa biofarmasi CSL Ltd menderita kerugian terbesar setelah keputusan pengadilan yang mencegah orang melintasi perbatasan dari Meksiko untuk mendonorkan darah, bisnis utamanya.

Di sisi lain, perusahaan grosir Metash melonjak lebih dari 5,0 persen setelah melaporkan kenaikan laba setengah tahun sebesar 13 persen.

Pembuat bahan bangunan Boral juga naik 2,8 persen, setelah menjual bisnis fly ash-nya (abu terbang atau limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batu bara pada pembangkit tenaga listrik) Amerika Utara seharga 755 juta dolar AS.

Saham sektor energi menguat 0,64 persen, dipimpin oleh Whitehaven Coal Ltd yang terangkat 2,66 persen, diikuti oleh Woodside Petroleum Ltd naik 0,94 persen.

Sub-indeks energi mengikuti lonjakan harga minyak pada Jumat (3/12) setelah kelompok produsen OPEC+ mengatakan dapat meninjau kebijakannya untuk menaikkan produksi dalam waktu singkat jika meningkatnya jumlah penguncian pandemi menghambat permintaan.

Saham sektor teknologi merosot 1,19 persen dipimpin oleh Afterpay Ltd yang anjlok 3,92 persen, diikuti oleh Nearmap Ltd jatuh 3,52 persen.

Saham-saham keuangan melemah 0,14 persen, sementara saham-saham terkait emas menguat 1,85 persen.

Di Selandia Baru, indeks acuan S&P/NZX 50 terpangkas 0,4 persen menjadi diperdagangkan di 12.625,57 poin. Penurunan terbesar dialami Genesis Energy Ltd yang jatuh 2,11 persen, diikuti oleh Vector Ltd terpangkas 1,98 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar