Kemendag: Manfaatkan 2.300 peluang bisnis waralaba

Kemendag: Manfaatkan 2.300 peluang bisnis waralaba

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan. (ANTARA/ Biro Humas Kementerian Perdagangan)

Peluang bisnis waralaba yang saya terima ada 2.300. Itu bisa dijadikan peluang bisnis. Pemerintah hadir untuk memastikan peluang bisnis ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sebanyak 2.300 peluang bisnis waralaba di dalam negeri yang potensial untuk dikembangkan.

"Peluang bisnis waralaba yang saya terima ada 2.300. Itu bisa dijadikan peluang bisnis. Pemerintah hadir untuk memastikan peluang bisnis ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," kata Oke saat menghadiri acara Indonesia Franchise Forum dan Biz Fest 2021 yang digelar secara hybrid, Selasa.

Oke memaparkan, usaha yang boleh diwaralabakan adalah usaha yang sudah pasti menguntungkan minimal selama lima tahun.

Menurut Oke, omzet di sektor waralaba mencapai Rp54,5 miliar dan menciptakan 600.000 lebih lapangan pekerjaan, sehingga turut berkontribusi menggeliatkan perekonomian nasional.

Oke menambahkan, terdapat 124 bisnis waralaba dari luar negeri yang masuk ke pasar dalam negeri yang terdaftar. Sementara di dalam negeri terdapat 107 bisnis waralaba yang juga terdaftar.

Pada kesempatan tersebut, Oke juga mengapresiasi tiga asosiasi yang berkolaborasi untuk memajukan usaha waralaba dan lisensi, yakni Asosiasi Frenchise Indonesia, Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, dan Asosiasi Lisensi Indonesia.

"Ketiga asosiasi ini memberikan peran dalam membuka lapangan pekerjaan. Walaupun di era pandemi COVID-19, pertumbuhannya stabil di 5 persen," pungkas Oke.

Baca juga: Mendag sebut waralaba lokal kuasai pasar dalam negeri
Baca juga: Revisi aturan soal bisnis waralaba keluar bulan ini
Baca juga: Bisnis waralaba lesu, tahun depan diprediksi baru bisa pulih

 

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemendag sebut potensi besar bisnis waralaba di Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar