Riza Patria: Keberagaman di tengah masyarakat menjadi kekuatan bangsa

Riza Patria: Keberagaman di tengah masyarakat menjadi kekuatan bangsa

Ketua Dewan Penasihat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat membuka acara Silaturahmi dan Dialog FKUB DKI Jakarta di Sunter Lake Hotel, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (7/12/2021). (ANTARA/ Abdu Faisal)

Jakarta (ANTARA) - Keberagaman di tengah masyarakat dinilai sebagai kekayaan bangsa yang hendaknya menjadi kekuatan dalam mempersatukan seluruh umat beragama di Indonesia.

Penilaian tersebut disampaikan Ketua Dewan Penasihat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta Ahmad, Riza Patria, saat membuka acara "Silaturahmi dan Dialog FKUB DKI Jakarta" di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa.

Menurut Riza Patria, kebersamaan dalam keberagaman di tengah masyarakat menjadi kekayaan dan kekuaan bangsa Indonesia. "Keberagaman kita adalah kekayaan kita. Meskipun berbeda-beda suku, agama, dan budaya, tapi kita tetap bersatu. Inilah sesungguhnya kekuatan kita sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, peran FKUB Provinsi DKI Jakarta adalah membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan kerukunan umat beragama melalui sikap moderasi beragama di masyarakat untuk membangun Jakarta yang harmonis dan toleran antarsesama warganya.

Baca juga: FKUB tegaskan kerukunan umat beragama Jakarta terjaga

Moderasi beragama, kata dia, adalah sikap beragama yang tidak berlebih-lebihan sehingga memungkinkan adanya kompromi dan kebersamaan yang tercipta di tengah masyarakat yang agamanya berbeda. "Kuncinya ada Pancasila yang memiliki unsur bhinneka tunggal ika," katanya.

Menurut Riza, masyarakat DKI Jakarta perlu moderasi beragama sebagai solusi untuk membangun kehidupan keagamaan yang rukun, damai, harmonis, serta menciptakan keseimbangan, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun kehidupan bermasyarakat secara keseluruhan.

"Jangan sampai keimanan kita dipakai menjadi alat membuat kehidupan antarumat manusia menjadi tidak tenang dan adanya kekisruhan dalam menjalankan ibadah dalam keyakinannya masing-masing," kata putra mantan Ketua MUI Bidang Produk Halal KH Amidhan Shaberah ini.

Kegiatan "Silaturahmi dan Dialog" yang diselenggarakan FKUB Provinsi DKI Jakarta itu menghadirkan dua narasumber yakni Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Cecep Khairul Anwar.

Baca juga: FKUB: Ada anomali penilaian indeks kerukunan umat beragama di Jakarta
Baca juga: FKUB: Teladani spirit Nabi Muhammad untuk jaga NKRI

 

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Riza Harahap
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wagub DKI pastikan PTM terbatas tetap berlangsung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar